in

Cek Kondisi SDN 2 Banyuurip Kendal, Tim Kemendikdasmen : Perlu Direvitalisasi,

Kondisi SD Negeri 2 Banyuurip, Kecamatan Ngampel Kabupaten Kendal yang mengalami kerusakan. (Foto : Istimewa)

 

HALO KENDAL – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menegah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI), melalui Direktorat Sekolah Dasar, melaksanakan kunjungan ke SD Negeri 2 Banyuurip, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal, Rabu (30/9/2026).

Dalam kunjungannya Tim Kemendikdasmen melakukan verifikasi dan identifikasi langsung terhadap sejumlah kondisi sejumlah bangunan juga fasilitas SD tersebut, yang selanjutnya akan menjadi bahan pengajuan revitalisasi kepada pemerintah pusat.

Tenaga Ahli Revitalisasi Sekolah Dasar, Direktorat Sekolah Dasar Kemendikdasmen RI, Asep Suharta mengatakan, kunjungan untuk memastikan kondisi sekolah sekaligus melihat kebutuhan perbaikan secara langsung.

“Ya ini merupakan kegiatan dari tim pusat. Karena adanya pemberitaan terkait sekolah yang mengalami kerusakan, kami langsung turun ke lokasi untuk melihat langsung dan memastikan, apakah sekolah ini membutuhkan perbaikan atau tidak,” kata dia.

Asep menjelaskan, berdasarkan hasil identifikasi di lapangan, ditemukan sejumlah ruangan yang dinilai membutuhkan revitalisasi, meliputi, enam ruang kelas, ruang kepala sekolah, ruang guru, perpustakaan, dan toilet.

“Keseluruhan ruangan itu sudah kami identifikasi dan perlu direvitalisasi,” jelasnya.

Lebih jauh Asep mengungkapkan, hasil dari identifikasi akan diajukan ke Pemerintah Pusat untuk mendapatkan tindak lanjut.

Namun, sebelum pelaksanaan pembangunan, pihak sekolah harus melengkapi sejumlah dokumen administrasi  dan teknis yang menjadi persyaratan.

“Untuk target pembangunan memang ada tahapannya. Sekolah harus melengkapi semua dokumen, seperti administrasi dan teknis. Kemudian sebelum dana cair, pihak sekolah harus melakukan perjanjian kerja sama yang dilaksanakan paling cepat pertengahan Oktober 2026,” ungkapnya.

Terkait kebutuhan anggaran, Asep menyebut, besarannya masih menyesuaikan tingkat kerusakan dan luas bangunan yang akan direvitalisasi. Namun, untuk sementara diperkirakan mencapai Rp 1 miliar.

“Apabila seluruh tahapan administrasi dan teknis berjalan sesuai rencana, revitalisasi SD Negeri 2 Banyuurip ini ditargetkan selesai pada Desember 2026,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kendal, Yanuar Fatoni berharap, hasil dari verifikasi dan validasi yang dilakukan Tim Kemendikdasmen dapat segera ditindaklanjuti, sehingga rencana terhadap perbaikan bangunan sekolah dapat dilaksanakan dalam waktu dekat.

“Nanti apa yang sudah menjadi catatan dari tim tersebut, harapan kami dapat segera ditindak lanjuti dan direalisasikan dalam waktu dekat ini,” harapnya.

Kepala SD Negeri 2 Banyuurip, Mustamiroh, menyambut baik kunjungan dari Tim Kemendikdasmen tersebut.

Harapan yang sama ia sampaikan, agar rencana revitalisasi segera dapat direalisasikan, sehingga memberikan suasana belajar mengajar lebih nyaman bagi para siswa.

“Kami sangat senang sekali dengan adanya kunjungan dari Direktorat Sekolah Dasar Kemendikdasmen RI di SD Negeri 2 Banyuurip ini, terkait dengan rencana perbaikan sejumlah ruangan yang ada di sekolah kami ini,” ujarnya.

“Kami berharap, semoga dengan adanya perbaikan ini, menjadikan para siswa bisa belajar aman dan nyaman,” ungkap Mustamiroh. (HS)

 

 

Biar Tak Gampang Menyerah, Mahasiswa Baru UPGRIS Digembleng Mental dan Spiritual

Dukung Pemadaman Kebakaran TPA Jatibarang Semarang, Pemprov Jateng Kerahkan Truk Tangki Air dan Light Tower