in

Biar Tak Gampang Menyerah, Mahasiswa Baru UPGRIS Digembleng Mental dan Spiritual

Suasana kegiatan pembekalan kepada mahasiswa baru UPGRIS saat mengikuti pelatihan berbasis Physical,Intellectual, Emotional, Spiritual Quotient (PIESQ), baru-baru ini.

HALO SEMARANG – Memasuki dunia perkuliahan, mahasiswa baru Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) tidak hanya dituntut siap secara akademik. Mereka juga dibekali kemampuan fisik, intelektual, emosional, hingga spiritual melalui pelatihan berbasis Physical, Intellectual, Emotional, and Spiritual Quotient (PIESQ).

Pembekalan yang berlangsung selama dua hari tersebut menjadi bagian dari masa orientasi mahasiswa baru UPGRIS. Program ini dirancang untuk membantu mahasiswa membentuk karakter dan mental agar lebih siap menghadapi berbagai tantangan selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Rektor UPGRIS, Dr Sapto Budoyo, mengatakan pelatihan berbasis PIESQ rutin digelar setiap tahun bagi mahasiswa baru. Menurutnya, masa awal perkuliahan menjadi momentum penting untuk membangun kesiapan mahasiswa, bukan hanya dari sisi akademik.

“Tujuannya agar karakter dan mental mereka terbentuk, sehingga bisa tuntas dalam melaksanakan studi secara maksimal,” kata Sapto, baru-baru ini.

Menurutnya, konsep PIESQ memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mendapatkan berbagai pengalaman dan pelajaran yang tidak selalu diperoleh melalui kegiatan perkuliahan di kelas.

Mahasiswa tidak hanya diarahkan untuk mengembangkan kemampuan fisik dan intelektual, tetapi juga kecerdasan emosional serta spiritual yang dinilai penting dalam membentuk pribadi yang lebih matang.

“Kami memang membekali mahasiswa ketika pertama masuk perkuliahan dengan PIESQ. Sebuah pelatihan untuk mengembangkan tidak hanya kecerdasan fisik dan intelektual, tapi juga spiritual,” ujarnya.

Sapto menambahkan, pembekalan tersebut diharapkan mampu membantu mahasiswa mengenali dan mengembangkan potensi yang mereka miliki sejak awal memasuki lingkungan perguruan tinggi.

Selain itu, penguatan mental menjadi salah satu aspek penting agar mahasiswa tidak mudah menyerah ketika menghadapi persoalan selama menjalani studi.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin potensi mahasiswa bisa tumbuh dan berkembang. Mental mahasiswa juga terbentuk, sehingga siap menghadapi berbagai kendala atau rintangan selama menjalani studi,” pungkasnya.(HS)

BYD Bawa Senjata Baru ke GIIAS Semarang, M6 DM Tawarkan Sensasi Mobil Listrik Tanpa Cemas Soal Charging