in

Cegah Perang Sarung, Polres Karanganyar Tangkap Puluhan Remaja

Para remaja yang diduga akan melakukan perang sarung, berjalan kaki sambil mendorong kendaraan, menuju Polres Karanganyar, dengan dikawal mobil polisi. (Foto : polres.karanganyarkab.go.id)

 

HALO KARANGANYAR – Polres Karanganyar menangkap puluhan remaja yang diduga hendak melakukan tawuran atau perang sarung, di belakang kantor DPRD Karanganyar, belum lama ini.

Kapolres Karanganyar AKBP Jerrold H Y Kumontoy, seperti dirilis polres.karanganyarkab.go.id, mengatakan penangkapan itu dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat, yang menduga bakal ada perang sarung, di belakang kantor DPRD Karanganyar.

Menurut keterangan dari para saksi, bahwa ajakan untuk melakukan perang sarung oleh pelajar SMK Satya Karya melawan SMKN Jumantono itu, disebar melalui Whatsapp group, pada Jumat (24/3/2023).

Kemudian pada Sabtu (25/3/2023) malam, saksi yang datang di TKP, sudah melihat sekitar 50 pelajar sudah berkumpul di belakang kantor DPRD Karanganyar.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kapolres Karanganyar AKBP Jerrold HY Kumontoy langsung memerintahkan Kapolsek Karanganyar, AKP Nawangsing untuk segera melaksanakan patroli, untuk mencegah terjadinya tawuran.

Kapolres juga memerintahkan Kasat Reskrim, untuk segera melakukan penyelidikan.

“Ya kami langsung melakukan tindakan terhadap para remaja, yang diduga akan melakukan tawuran (perang sarung) di Wilayah Karanganyar. Kami juga langsung memerintahkan kapolsek setempat, serta Kasat Reskrim, untuk segera melakukan patroli dan penyelidikan, yang diduga akan adanya tawuran (perang sarung),” ujar Kapolres.

Kapolsek Karanganyar, AKP Nawangsing juga mengatakan, bahwa setelah melakukan patroli dan penyelidikan, akhirnya anggota Polsek Karanganyar bersama anggota patroli Polres Karanganyar, berhasil menangkap 35 orang yang diduga akan melakukan perang sarung.

“Setelah kami laksanakan patroli, kami langsung mendatangi lokasi, di mana diduga akan terjadi tawuran, yaitu di belakang kantor DPRD, setelah sesampainya di lokasi para pelaku langsung membubarkan diri dan kami berhasil mengamankan sebanyak 35 orang serta barang bukti berupa sarung yang berisikan batu,” ujar AKP Nawangsih.

Setelah menangkap 35 orang itu, Kapolsek Karanganyar berkoordinasi dengan Satintelkam dan Satreskrim, untuk selanjutnya membawa para pelaku ke Mako Sat Reskrim Polres Karanganyar, guna tindakan lebih lanjut.

“Setelah kami amankan, selanjutnya kami berkoordinasi dengan Unit Satintelkam dan Satreskrim, untuk selanjutnya para pelaku dibawa ke Mako Satreskrim, dengan berjalan kaki dari belakang Kantor DPRD hingga Mako Satreskrim Polres Karanganyar, beserta barang buktinya,” kata AKP Nawangsih.

Sesampai di Mako, Satreskrim, para pelaku langsung diberikan pembinaan, sebelum kemudian diperbolehkan untuk pulang.

Polres Karanganyar juga sudah berkoordinasi dengan para orang tua korban dan para guru sekolah, agar menjemputnya di keesokan harinya.

Menurut keterangan dari para pelaku motif dari pelajar ini sendiri adalah karena ajakan dari teman temannya dan kebetulan juga kejadian atau tawuran perang sarung ini sudah viral di beberapa tempat atau daerah lainnya.

“Kejadian ini bukan pertama kalinya karena di beberapa daerah atau tempat lain juga sudah banyak para pelaku yang diamankan karena diduga akan melakukan perang sarung, motif dari para pelaku ini sendiri pun karena diajak oleh teman temannya sendiri,” tutup AKP Nawangsih

Kemudian pada hari minggu pagi para orang tua pelaku datang ke Sat Reskrim untuk menjemput anak anaknya, dan kami berpesan kepada para orang tua agar selalu mengawasi anak anaknya agar tidak melakukan tindakan yang merugikan orang lain.

“Polisi meminta agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali karena jika dibiarkan akan semakin merugikan semua pihak. Pihak sekolah harus turun tangan, begitu juga pihak keluarga. Awasi anak – anak tersebut agar hal ini tidak terjadi kembali. Polisi akan terus melaksanakan patroli untuk memantau langsung perkembangan situasi,” tambah PS Kasubsi Penmas Bripka Aditya Sakti. (HS-08)

Belasan Lansia Mengaji di Masjid Jami’ Solihin Boyolali

Tidak Ada yang Mampu Bendung Pecco