in

Beri Apresiasi, Bupati Kudus Sisihkan Anggaran untuk Guru RA dan MI

Bupati Kudus HM Hartopo, menyalami para guru raudlatul athfal (RA) dan madrasah ibtidaiyah, dalam halalbihalal keluarga besar KKMI dan KKRA Kecamatan Dawe, di gedung MWC NU Kecamatan Dawe, Selasa (31/5/2022). (Foto : Rilis Pemkab Kudus)

 

HALO KUDUS – Pemerintah Kabupaten Kudus, selalu berupaya meningkatkan kesejahsteraan tenaga pendidik, terutama guru raudlatul athfal (RA) dan madrasah ibtidaiyah. Hal itu sebagai wujud apresiasi Pemkab Kudus, kepada para pendidik jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) dan sekolah dasar berbasis Islam tersebut.

Perhatian tersebut disampaikan Bupati Kudus HM Hartopo, dalam halalbihalal keluarga besar KKMI dan KKRA Kecamatan Dawe, di gedung MWC NU Kecamatan Dawe, Selasa (31/5/2022).

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kabag Kesra, Kepala Kantor Kemenag, Camat beserta forkopimcam Dawe, juga guru RA dan MI se-Kecamatan Dawe.

“Untuk itu, meski anggaran dipangkas untuk penanganan Covid-19, kami selalu berpesan pada Pak Kabag Kesra, agar menyisihkan sebagian anggaran untuk menunjang kesejahteraan guru honorer, khususnya RA dan MI. Tak hanya itu, juga untuk kesejahteraan umat dalam wujud bantuan sarana dan prasarana peribadatan,” kata Hartopo, dalam keterangan tertulis yang dirilis Pemkab Kudus.

Bupati Hartopo mengungkapkan bahwa halalbihalal ini, merupakan penutup dari rangkaian ibadah selama Ramadan kemarin.

“Halalbihalal ini sebagai ajang silaturahmi, untuk lebih mempererat persaudaraan kita. Juga sebagai penutup dan penyempurna ibadah selama bulan suci Ramadan,” kata dia.

Hartopo juga memaknai silaturahmi sebagai sarana pelebur dosa pada sesama atas kesalahan baik yang disengaja maupun tidak.

“Untuk itu, di momentum halalbihalal kali ini, saya atas nama pribadi maupun pemerintah meminta maaf atas segala kesalahan saya baik dalam kebijakan maupun perbuatan selama memimpin Kabupaten Kudus,” ucapnya.

Apresiasi juga diberikan Hartopo pada seluruh guru atas jasanya mendidik dan mencerdaskan anak bangsa.

“Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian panjenengan dalam ikut andil mendidik dan mencerdaskan generasi penerus bangsa dengan tulus ikhlas, apresiasi sekali,” katanya.

Ketua panitia, Arif Sutarno mengatakan bahwa keluarga besar guru MI dan RA yang tergabung dalam Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (LLMI) dan Raudhatul Athfal (KKRA) se-Kecamatan Dawe, mengucapkan terima kasih atas perhatian Pemkab Kudus.

“Kami ucapkan terima kasih atas perhatianya, melalui program Pak Hartopo dalam menyejahterakan masyarakatnya, khususnya kami guru RA dan MI,” ucapnya.

Dikatakanya, jumlah guru yang tergabung dalam KKMI dan KKRA di Kecamatan Dawe mencapai 372 orang. Dan kegiatan belajar mengajar pun telah kembali normal usai pandemi yang telah mereda.

“Di Kecamatan Dawe ada 91 guru RA dan 281 guru MI honorer. Alhamdulillah saat ini KBM telah kembali normal 100 persen usai pandemi mereda. Kami mohon support dari pemerintah untuk lebih meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Kudus,” tutupnya. (HS-08)

Halalbihalal HARPI Melati, Mawar Hartopo Dorong Perias Pengantin Lestarikan Adat Jawa

Kabupaten Jepara Raih Penghargaan Bebas Frambusia