HALO SPORT – Manajer Umum Ducati Gigi Dall’Igna menegaskan tak ada team order terkait persaingan antara Pecco Bagnaia (tim Ducati Lenovo) dan Jorge Martin (Prima Pramac Racing Ducati).
Keduanya dibebaskan bersaing secara adil di lintasan.
Rivalitas Pecco dan Jorge akan kembali terjadi pada MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island, 18-20 Oktober 2024.
Saat ini Martin unggul 10 poin atas Bagnaia dan musim ini tinggal menyisakan empat seri.
Dall’Igna ingin membuat kompetisi semakin seru di pengujung musim.
Insinyur asal Italia itu memastikan tak ada pesanan-pesanan tim dalam perebutan gelar.
Siapa pun dibebaskan untuk merebut gelar juara dunia, asalkan diraih dengan cara fair dan memang pantas mendapatkannya.
Dall’Igna tetap menghargai siapa pun juara dunianya meski dia ada di tim satelit, bukan di skuad utama Ducati.
’’Mereka yang mengatakan kami tak akan membiarkan Jorge Martin menang, berarti mereka tidak mengetahui sejarah saya,’’ tutur Dall’Igna seperti dikutip dari Speedweek.
Baik Bagnaia maupun Martin sama-sama dibekali motor versi pabrikan terbaru, Ducati Demosedici GP24.
Namun, karena Pecco merupakan pembalap tim utama, boleh jadi dia menerima pembaruan beberapa perangkat lebih awal.
Soal kemungkinan itu terjadi, Gigi menyatakan semua pembalapnya yang dibekali GP24 akan mendapat pembaruan yang sama.
Menurut dia, tak ada perangkat baru yang hanya diberikan ke satu pengguna GP24 saja.
Hak pembalap pun sama, tak ada yang diberi perlakuan khusus di Ducati.
’’Ini adalah olahraga dan penting untuk tetap menjadi olahraga. Bagi saya, pembalap terbaik harus menang,’’ tegas Dall’Igna. (HS-06)