HALO KENDAL – Kondisi jalan rusak, berlubang dan berkubang di Relokasi Pasar Weleri, tepatnya di terminal colt kuning Weleri dikeluhkan oleh para pedagang dan pembeli, Jumat (10/2/2023).
Terpantau, usai hujan yang terjadi sepanjang Rabu malam (8/2/2023), membuat kondisi pasar relokasi menjadi becek dan juga berkubang.
Banyak para pengunjung pasar dan pengendara yang terperosok di lubang kubangan. Meski tidak mengakibatkan korban, namun dikeluhkan para pembeli dan pedagang pasar relokasi.
Salah seorang pedagang yang mengaku bernama Ali Gondrong mengungkapkan, para pedagang berharap ada bantuan dari dinas terkait, maupun pihak lain untuk perbaikan jalan yang rusak.
Menurutnya, saat terjadi hujan deras, air menggenangi jalan dan sempat ada juga yang masuk ke lapak-lapak pedagang.
“Selama ini yang kami lakukan secara swadaya, mengumpulkan iuran dari para pedagang untuk memperbaiki jalan yang rusak, tapi belum maksimal,” ujar Ali sambil menunjuk jalan.
Ia pun mengaku sudah menyampaikan masalah tersebut kepada dinas terkait, yaitu Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM.
“Namun, kami masih sebatas menyampaikan saja permasalahan jalan. Untuk bentuk bantuan apa yang akan disalurkan, belum ada jawaban,” ungkap Ali.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kendal Mohammad Eko saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kendal.
“Yang buat pasar sementara itu ya. Coba nanti kami koordinasikan dengan PUPR untuk perbaikan jalan tersebut,” ujar Eko melalui pesan singkat kepada halosemarang.id. (HS-06)