HALO SEMARANG – Komplek Balaikota Semarang, Jalan Pemuda akan menjadi venue utama dalam penyelenggaraan kegiatan Festival Olahraga Masyarakat Kota Semarang (Forkot) yang akan digelar pada 4 Oktober 2026 mendatang. Ajang Forkot yang diselenggarakan oleh Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) Kota Semarang ini merupakan sebagai wadah untuk kebugaran masyarakat, sekaligus seleksi atlet rekreasi berjenjang menuju ke tingkat Festival Olahraga Daerah (Forda) Provinsi Jawa Tengah, hingga Festival Olahraga Nasional (Fornas).
Dalam Forkot ini nantinya akan diikuti oleh sebanyak 43 Induk Organisasi Olahraga (Inorga), secara serentak yang berlangsung satu hari dengan mempertandingkan beragam jenis olahraga, mulai dari olahraga tantangan, senam sampai olahraga tradisional seperti bakiak dan engran.
Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Dyah Tunjung Pudyawati mengapresiasi ajang Forkot yang digelar Kormi Kota Semarang, agar masyarakat hidup sehat, salah satunya menjaga kebugaran tubuh dengan gemar berolahraga.
“Acara ini, nantinya bukan hanya ramai saat seremoni saja dan hanya dilakukan sesaat selama kegiatan berlangsung, namun jadi tempat berkumpul masyarakat dan menyalurkan hobi olahraga rekreasi masyarakat. Dan kami juga mengajak seluruh warga untuk meramaikan kegiatan Forkot di sekitar balaikota Semarang, mulai halaman sekolah yaitu SMA Negeri 3, SMA 5, maupun sepanjang trotoar Jalan Pemuda. Harapannya, sekaligus memperkenalkan olahraga tersebut agar lebih dekat dengan masyarakat,”ujar Tunjung, usai acara dialog bersama DPRD Kota Semarang.
Tunjung juga ingin agar olahraga yang dilombakan oleh Kormi bisa lebih dikenalkan secara massif sehingga masyarakat makin banyak yang mengenal olahraga tersebut dan tertarik untuk ikut aktif berolahraga.
“Karena, di dalamnya beragam olahraga permainan bisa diikuti mulai usia produktif bahkan lanjut usia. Dengan harapan olahraga yang dipertandingkan oleh Kormi makin dikenal memudahkan masyarakat Kota Semarang untuk bisa bergabung di Kormi,” jelasnya.
Selain, dengan memperkenalkan olahraga Kormi di ruang-ruang publik di semua kecamatan. Atau merambah kawasan Car Free Day, bersama Dispora Kota Semarang.
Di sisi lain, penyelenggaraan Forkot, harus dipersiapkan dengan matang, mulai lokasi venue atau tempat bertanding peserra.
“Tadi disampaikan oleh pak plt Kadis, ada sejumlah venue milik aset pemkot yang bisa digunakan dalam event Forkot, seperti stadion Sidodadi, Lapangan Citarum maupun area publik lainnya,” katanya.
Plt Dispora Kota Semarang, Didik Dwi Hartono menyatakan kesiapan untuk mendukung kegiatan Forkot pada 4 Oktober 2026 mendatang. Berbagai persiapan telah dilakukan, terutama dalam penyiapan sejumlah venue untuk pertandingan olahraga.
“Intinya venue kami sudah siap digunakan dalam event itu, selain digelar di halaman Balaikota Semarang, maupun tersebar di venue-venue lainnya,” katanya. (HS-06)


