in

Antisipasi Ganguan Keamanan Jelang Nataru, Pemkab Kendal Gelar Rakor Pamwil

Kegiatan Rakor Pengamanan Wilayah dalam Rangka Antisipasi Gangguan Keamanan Jelang Natal 2023, di Gedung Abdi Praja Setda Kendal, selasa (12/12/2023).

HALO KENDAL – Menjelang perayaan Natal 2023, Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kendal, menggelar Rakor Pengamanan Wilayah dalam Rangka Antisipasi Gangguan Keamanan Jelang Natal 2023, di Gedung Abdi Praja Setda Kendal, selasa (12/12/2023).

Acara dihadiri perwakilan Forkopimda Kabupaten Kendal, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Kendal, lembaga terkait perwakilan dari organisasi keagamaan, dan majelis gereja yang ada di Kendal, serta tokoh masyarakat.

Kepala Badan Kesbangpol Kendal, Alfebian Yulando dalam sambutannya mengatakan, Pemkab Kendal menaruh perhatian serius dalam menjaga keamanan, ketentraman dan ketertiban umum di lingkungan masyarakat agar tidak menimbulkan konflik maupun suatu keadaan yang dapat memecah kelompok masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tersampaikannya informasi isu-isu strategis serta antisipasi potensi dan kerawanan tersampaikan dengan baik. Sehingga setelah kegiatan ini peserta kegiatan dapat mempersiapkan pelaksanaan perayaan Natal dengan baik dan memiliki komitmen untuk menciptkan situasikondusif di wilayahnya.

“Perlu diketahui bahwa saat ini bangsa Indonesia akan menyelenggarakan pesta demokrasi, baik pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta pemilihan DPR, DPRD Provinsi serta DPRD Kabupaten. Untuk itu, Pemerintah Daerah juga terus mengoptimalkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadapat hal-hal yang berpotensi mengganggu atau menghambat proses Pemilu yang demokratis ini,” ujar Febi sapaan akrabnya.

Selain itu, ancaman radikalisme dan intoleran di tengah masyarakat juga masih ada dan perlu diantisipasi. “Hal itu perlu diwaspadai karena intoleransi benih dari munculnya radikalisme dan terorisme yang kemudian mengarah ke tindakan ekstrimisme,” tandasnya.

Menurut Febi, dalam hal penanggulangan radikalisme tidak bisa dilaksanakan hanya oleh aparatur keamanan semata, namun ini menjadi tugas bersama. Ketahanan dalam menangkal virus radikal dan terorisme juga datang dari tokoh agama yang selalu mengajarkan pentingnya moderasi beragama.

“Moderasi beragama merupakan konsepsi yang dapat membangun sikap toleran dan harmonis untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Pemerintah Kabupaten Kendal memberikan perhatian serius terutama pada anak-anak kita generasi muda agar tidak menjadi korban propaganda radikalismen dan terorisme,” tandasnya.

Untuk itu, lanjut Febi, digelarnya rakor diharapkan tercipta sinergitas dan optimalisasi antara aparat dan masyarakat dalam menciptakan keamanan, sehingga segala Ancaman Gangguan Hambatan Tantangan (AGHT) terhadap stabilitas dan kondusivitas wilayah di Kendal pada perayaan Nataru bisa dicegah.

“Kemudian tersampaikannya upaya dan rencana aparat keamanan dalam menjaga perayaan Natal di seluruh gereja yang ada di Kendal, dan perayaan tahun baru yang dapat diimplementasikan kepada masyarakat,” lanjutnya.

Febi menambahkan, dalam hal menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif tidak bisa dilaksanakan hanya oleh aparatur keamanan dan pemerintah semata, namun ini menjadi tugas dan tanggung jawab bersama.

“Maka dari itu kami titip pesan kepada seluruh majelis gereja untuk meningkatkan koordinasi kepada aparat keamanan serta mempersiapkan lahan parkir yang cukup, sehingga jemaat gereja yang menjalankan ibadah merasa aman dan nyaman,” harap Febi.

Sementara itu, Kabagops Polres Kendal, AKP Abdullah Umar menjelaskan, dalam rangka persiapan menghadapi Natal dan Tahun Baru, pihaknya telah siap melaksanakan pengamanan, dengan mengerahkan 194 personel.

“Jadi kami akan membuat sembilan pos, yang empat di antaranya didirikan di gereja-gereja besar. Di antaranya gereja Kota Kendal, gereja di Weleri, gereja di Sukorejo dan gereja di Boja. Sementara dua pos lain kita dirikan di rest area, yaitu di Rowobranten dan Wungurejo. Sedangkan pos lain di perbatasan Kaliwungu dan Weleri, serta di pos di depan Alun-alun Kendal untuk menghadapi perayaan tahun baru,” jelasnya.

AKP Abdulah Umar menegaskan, bentuk kesiapan pengamanan, pihaknya sudah membentuk enam satgas, sehingga kondusifitas saat Natal dan Tahun Baru di Kendal aman.

“Karena sekarang masih dalam tahapan kampanye Pemilu, maka untuk perayaan Natal kami tekankan, tidak diwajibkan untuk menyangkut masalah Pemilu. Apalagi untuk kegiatan kampanye sendiri, tidak boleh dilaksanakan di tempat-tempat ibadah,” tandasnya.(HS)

Upayakan Peningkatan Karir, Pemkot Semarang Fasilitasi ASN Berijazah SMA Untuk Lanjutkan Pendidikan

Tingkatkan Kunjungan Wisata, KNPI Kendal Gelar Workshop ‘Pemuda Beraktivitas dalam Pariwisata’