in

Antisipasi Banjir Saat Pemilu, KPU Banyumas Gelar Simulasi Bencana

HALO BANYUMAS – Meski menjadi langganan banjir, sejumlah warga di Desa Gebangsari, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas tampak panik saat tiba-tiba datang bencana banjir yang terjadi ketika pencoblosan surat suara pada Pemilu 2024 berlangsung.

Hal itu tergambar dalam simulasi pemungutan dan penghitungan suara di TPS dan simulasi tanggap bencana Pemilu 2024, yang digelar KPU Banyumas dengan melibatkan unsur tim mitigasi BPBD Banyumas, Forum pengurangan resiko bencana (FPRB), Emergency Rescue Gebangsari, damkar, para pimpinan parpol, Minggu (28/1/2024).

Kepala Desa Gebangsari, Eko Adi Purwanto mengaku, di daerahnya memang sering terjadi banjir. Apalagi intensitas tinggi bencana bisa diprediksi berdasarkan ilmu titen terjadi pada bulan Februari -April.

Untuk itu dengan adanya simulasi, menjadi suatu kebanggaan, karena desanya dipilih sebagai kegiatan simulasi tanggap bencana saat pelaksanaan Pemilu.

“Desa kami memang sering terjadi bencana, terutama banjir. Bahkan ketika banjir kondisinya seperti lautan. Sehingga warga terdampak akan mengungsi, salah satunya ya ke balai desa. Semoga simulasi berjalan lancar, dan harapan kami saat pelaksanaan Pemilu nanti tidak terjadi banjir,” ungkap Eko.

Sementara Ketua KPU Kabupaten Banyumas, Rofingatun Khasanah mengatatan, simulasi tanggap bencana Pemilu 2024 sebelumnya juga telah dilaksanakan di Desa Sidabowa. Sedangkan selanjutnya simulasi dilakukan di Desa Gebangsari tersebut.

Sedangkan Pj Bupati Banyumas yang diwakili oleh Kesbangpol, Eko Heru Santoso mengapreasiasi terselenggaranya simulasi tanggap bencana, sehingga meningkatkan pemahaman terhadap mitigasi bencana saat Pemilu 2024.

“Secara teknis (tanggap bencana-red) sudah dilakukan. Namun potensinya tidak bisa kita duga, sehingga harus diantisipasi. Seperti halnya bencana alam, yang dikhawatirkan bisa mengganggu proses. Jadi kesiapan menjadi kunci utama,” tandasnya.(HS)

Kunjungi Disdikbud Jateng, DJP Bahas Terkait Inklusi Kesadaran Pajak

Jasa Raharja Jamin Seluruh Korban Tabrakan Antara Bus Peziarah dengan Truk di Gresik