HALO SEMARANG – Korlantas Polri memutuskan untuk menerapkan one way lokal dari ruas Tol Semarang KM 429 hingga Tol Bawen KM 442, Jumat (28/3/2025).
“Saat ini sedang diberlakukan one way lokal dari ruas Tol Semarang KM 429 hingga Tol Bawen KM 442,” tulis akun Instagram resmi Korlantas Polri @korlantaspolri.ntmc, Jumat (28/3/2025)
Selain one way lokal, menurut informasi yang disampaikan laman resmi humas Polri, Korlantas Polri menerapkan one way nasional dari KM 70 Tol Cikampek hingga KM 414 gerbang tol (GT) Kalikangkung mulai Jumat (28/3/2025) pagi. Hal ini dilakukan karena adanya kenaikan arus lalu lintas keluar Jakarta.
Di sisi lain, Polri tengah menerapkan contraflow dari KM 47 hingga KM 70 Tol Cikampek. Pengendara dibatasi mengemudi di jalur contraflow dalam kecepatan 40 km/jam.
Adapun pelaksanaan one way dan contraflow ini, bersifat situasional sesuai diskresi kepolisian.
Polri mengimbau pengendara untuk menjaga jarak aman serta memperhatikan batas kecepatan saat berkendara.
Kemudian, selalu waspada terhadap kondisi jalan, utamakan keselamatan, pastikan saldo e-toll cukup dan mematuhi arahan petugas di lapangan.
Beri Apresiasi
Sebelumnya, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengapresiasi langkah Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho terkait penerapan one way lokal pada arus mudik Lebaran 2025. Kebijakan ini dinilai menciptakan arus lalu lintas yang kondusif khususnya di jalan tol.
“Tadi kita melihat arus mudik yang melewati jalan tol ini cukup lancar. Terima kasih berkat langkah-langkah strategis dari Pak Kakorlantas. Tapi overall dari kami melihat bahwa penanganan di jalan tol ini sangat baik,” kata Menhub di Command Center KM 29, Cikampek, Kamis (27/3/2025).
Senada dengan Menhub, Kakorlantas menyebut bahwa strategi yang dijalankan guna mengantisipasi terjadinya bangkitan arus di jalur tol menuju Trans Jawa sudah dilakukan sesuai dengan rencana.
“Kami laporkan update terakhir bahwa dari pagi memang ada kenaikan, ada puncak arus yang cukup tinggi. Langkah-langkah skenario sudah sesuai dengan rencana dari contra flow sampai one way,” ungkap Kakorlantas.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, Korlantas Polri saat ini tengah melakukan strategi one way lokal. Sistem ini diklaim mampu mencairkan bangkitan arus kendaraan yang deras dari arah Jakarta.
“Jadi langkah pertama ini one way lokal itu dari kilometer 70, ini pun juga karena indikator-indikator sama parameternya memang juga harus dilakukan. Jadi cukup-cukup tinggi bangkitannya dari kilometer 70 sampai 188,” ujar Irjen Agus.
“Terus kita dua jam setelah one way pertama, kita tambah panjang lagi dari KM 188 ke KM 210, Jadi one way lokal wilayah perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah ini sudah dilakukan. Setelah one way dari KM 79 sampai ke 246 one way lokal ini alhamdulillah arusnya sangat lancar,” tambahnya.
Selain itu, Kakorlantas mengungkapkan bahwa pihaknya bersama dengan jajaran akan mempersiapkan one way nasional yang direncanakan akan digelar pada Jumat (28/3) pagi.
Hal ini dilakukan untuk mencairkan arus kendaraan yang tinggi pada prediksi puncak mudik lebaran tahun ini tepatnya pada H-3 lebaran.
“Rencana prediksi memang arus puncaknya mudik itu hari Jumat tanggal 28 pagi nanti akan kita persiapkan untuk keberangkatan one way nasional,” kata dia. (HS-08)