in

Pj Bupati Jepara Tekankan Konsistensi Perencanaan Pembangunan

 

HALO JEPARA – Pj Bupati Jepara, Edy Supriyanta menekankan pentingnya konsistensi dalam perencanaan pembangunan.

Hal itu disampaikan Pj Bupati Jepara, Edy Supriyanta, dalam pembukaan Pelatihan Teknis Perencanaan Pembangunan Daerah, Rabu, (3/5/2023).

Pelatihan diselenggarakan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Jepara, bekerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah, menyelenggarakan, di Gedung Shima, Kompleks Setda Jepara.

Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta yang membuka diklat tersebut, mengatakan bahwa suatu kota akan menjadi maju, bagus, dan terawat apabila perencanaan dilakukan secara konsisten.

Dia mengungkapkan keyakinan, bahwa banyak orang yang ingin datang ke Jepara, untuk melihat pariwisata yang indah.

Namun begitu Jepara masih membutuhkan dukung sarana dan prasarana pembangunan.

Untuk itu, Edy berharap peserta diklat dari kalangan milenial agar memberikan ide dan gagasannya kaitannya dengan perencanaan pembangunan.

“Perencanaan didukung juga dengan sumber daya manusia dan teknologi. Saya minta dari BKD untuk diteliti betul dan dievaluasi peserta yang punya talenta. Kita butuh perencanaan ke depan,” kata Edy, seperti dirilis jepara.go.id.

Sekretaris BKD Kabupaten Jepara, Eka Prasetija Nurjuli Agung Wibawaningrum, dalam paparannya menyampaikan bahwa pelatihan itu dilakukan bersama dengan BPSDMD Provinsi Jawa Tengah, karena lembaga tersebut terakreditasi.

Ia menambahkan bahwa tujuan pelatihan itu adalah untuk meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan bagi tim pengelola perencanaan di Jepara.

“Tujuan pelatihan ini adalah untuk membekali, meningkatkan, dan mengembangkan pengetahuan dan ketrampilan bagi tim penglola perencanaan di Jepara, sehingga dapat bertanggung jawab dengan efektif dan efisien sesuai perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” jelas Wibawaningrum.

Untuk diketahui, pelatihan tersebut akan dilakukan selama 13 hari kerja sejak 3 – 19 Mei 2023 dengan peserta berjumlah 40 orang.

Pembelajaran akan dilakukan dengan metode klasikal melalui 102 jam pelajaran. Materi pembelajaran akan disampaikan oleh tenaga pengajar dari BPSDM Provinsi Jawa Tengah, Bappeda Jawa Tengah dan Jepara, Inspektorat Jepara, BKD Jepara, serta Bagian Organisasi Setda Jepara. (HS-08)

Cegah Dikapitalisasi Negara Tetangga, Perdagangan Karbon Indonesia Teregistrasi

Ulama Mesir Bolehkan Ucapkan Selamat Hari Raya Keagamaan ke Nonmuslim