HALO NASIONAL – Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) akan mencarikan pendamping terbaik buat calon presiden (capres) Anies Baswedan. Sugeng Suparwoto, salah seorang anggota tim kecil pencarian capres KPP, menyatakan tim kecil memang sengaja tidak terburu-buru dalam menentukan nama calon wakil presiden (cawapres).
Sugeng menambahkan KPP yang terdiri atas Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat (PD) kini menyiapkan lima nama cawapres untuk mendampingi Anies.
’’Awalnya kami sudah punya tiga nama untuk cawapres, tapi sekarang menjadi lima lagi,’’ tutur Sugeng yang juga Ketua Teritorial Pemenangan Pemilu Jawa III (Jateng dan DIY) dalam silaturahmi dengan media di Semarang, baru-baru ini.
Menurut dia, KPP tetap solid. Langkah tidak tergesa-gesa ini juga dilatarbelakangi sumbangan dukungan cawapres dalam pemilihan presiden (pilpres) hanya 18 hingga 20 persen.
’’Kami sebenarnya sudah menentukan Khofifah Indar Parawansa sebagai cawapres, tapi kemudian ada kegaduhan sehingga kami tunda. Dalam politik, mulur mungkret itu biasa,’’ ujar Ketua Komisi VII DPR RI ini.
Tentang kemungkinan Menko Polhukam Mahfud MD masuk dalam lima nama itu, Sugeng tidak menolak.
Mahfud masuk dalam radar KPP karena dia adalah tokoh nasional yang tak diragukan lagi kapabilitas dan integritasnya. Ditanya peluang Sandiago Uno, dia menegaskan KPP tak mungkin mencalonkannya.
Pihaknya, lanjut Sugeng, akan melakukan roadshow ke sejumlah pihak, mulai dari kalangan kampus, ormas, dunia usaha, hingga tokoh agama untuk memperkenalkan dan menjaring sebanyak mungkin pertimbangan, saran, masukan terhadap nama-nama cawapres tersebut.
Dia juga berharap parpol-parpol yang telah menyatakan diri berkoalisi untuk secepatnya mendeklarasikan nama capres-cawapres yang diusungnya kepada publik.
’’Segeralah diumumkan agar publik bisa mengetahui dan punya waktu yang cukup untuk mengenal calon-calon pemimpin yang bakal mereka pilih dalam Pilpres 2024 nanti,’’ papar pria asal Purworejo ini.
Pihaknya menginginkan ada tiga hingga empat pasangan calon yang akan meramaikan bursa Pilpres 2024.
Makin banyak lebih baik, jangan cuma dua pasang calon yang saling berhadap-hadapan. Akan lebih bagus ada tiga pasang atau bahkan empat pasang.(HS)