in

Bupati Sragen Imbau ASN Belanjakan THR di Pasar Tradisional

ASN Kabupaten Sragen. (Foto : Sragenkab.go.id)

 

HALO SRAGEN – Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati, mengimbau para aparatur sipil negara (ASN) jajarannya, untuk membelanjakan uang tunjangan hari raya (THR) di pasar tradisional di Sragen.

Imbauan itu disampaikan Kusdinar Untung Yuni Sukowati, terkait pencairan THR bagi ASN Pemkab Sragen, Selasa (11/4/2023).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen menyediakan anggaran Rp 41,3 miliar, untuk THR 9.308 ASN di Kabupaten Sragen.

Mereka terdiri atas 7.588 pegawai negeri sipil (PNS), dan 1.720 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

ASN menerima satu kali gaji yang meliputi gaji pokok, tunjangan yang melekat dan tambahan penghasilan maksimal 50%, yang diterima dalam satu bulan sesuai yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah No 15/2023.

Masing-masing ASN akan menerima THR dengan nilai berbeda tergantung golongannya.

Berkenaan dengan pembayaran THR tersebut, Bupati Sragen mengimbau seluruh ASN belanja di pasar tradisonal di Sragen, agar terjadi perputaran uang sehingga mempercepat pemulihan perekonomian bagi pedagang lokal di Kabupaten Sragen.

Ia mengungkapkan, imbauan itu juga diikuti dengan Surat Edaran (SE),  yang ditandatangani Sekretaris Daerah Kabupaten Sragen.

Sebelumnya Bupati Yuni menyampaikan pihaknya juga telah mengeluarkan edaran bagi ASN untuk berbelanja di Pasar Sukowati Sragen.

Namun kali ini imbauannya adalah untuk berbelanja di pasar tradisional terdekat atau dekat dengan domisili masing-masing.

“Alhamdullilah THR kami berikan hari Selasa, diharapkan THR ASN dibelanjakan di Pasar Tradisional yang ada di Sragen. Yang mau belanja di Pasar Gemolong ya di Gemolong, yang ada di Tangen ya belanja di Pasar Tangen. Bisa dimana saja. Yang penting di pasar tradisional Sragen,” kata dia, seperti dirilis sragenkab.go.id.

Menurut Bupati, jika 50 persen dari total THR, atau sekitar Rp 20 miliar, dapat dibelanjakan di Sragen, sudah membangkitkan ekonomi Sragen.

Selanjutnya orang nomor satu itu pun meminta seluruh Kepala OPD untuk mengawasi dan memberikan laporan (report) kepadanya  apabila ASN tidak melaksanakan tugas tersebut.

“Seperti saya saat lebaran munjung (tradisi saling memberi kepada saudara yang dituakan atau orang tua di hari lebaran) kepada keluarga dengan membawakan makanan atau beli sembako. Yang penting ASN belanjakan uangnya di Sragen mulai dari beras, minyak goreng, gula.  Pedagang pun pasti akan senang,” kata dia. (HS-08)

Lakukan Pengecekan di Pasar Sido Makmur Blora, Petugas Gabungan Temukan Krupuk Mengandung Pewarna Tekstil.

Pemkab Boyolali Bagikan Bingkisan ke Petugas Kebersihan dan Buruh Gendong hingga Petugas Parkir