in

Gelar Lomba Stand Up Comedy Piala Ketua DPRD, Cara PKB Kendal Gaet Kaum Milenial

Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun menyerahkan piagam kepada juara Stand Up Comedy Piala Ketua DPRD Kendal, Fajar, Sabtu malam (11/3/2023).

HALO KENDAL – Puluhan pemuda dan pemudi Kendal, antusias mengikuti Stand Up Comedy Competition memperebutkan piala Ketua DPRD Kendal, yang digelar di salah satu kafe di Kendal, Sabtu malam (11/3/2023).

Acara dihadiri Ketua DPRD Kendal sekaligus Ketua DPC PKB Kendal, Muhammad Makmun, didampingi Ketua Komisi B sekaligus Ketua DKC Garda Bangsa Kendal, Dian Alfat Muhammad, Ketua DKW Garda Bangsa Jawa Tengah, Kholid Abdilah yang juga Anggota Komisi D, serta Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Kendal yang juga dari PKB, Sri Rohana.

Lomba yang diikuti 16 peserta tersebut mengambil tema “Oh Kendalku”, dengan beberapa syarat di antaranya, materi original, tidak menggunakan kata-kata jorok atau blue material, peserta 17 tahun ke atas, waktu maksimal lima menit dan minimal tiga menit, serta peserta merupakan warga Kendal.

Dian Alfat Muchammad dalam sambutannya mengatakan, kegiatan lomba digelar sebagai upaya PKB dan Garda Bangsa, untuk lebih dekat dan mencuri hati kaum milenial. Mengingat, diperkirakan 50 persen lebih warga Indonesia saat ini merupakan generasi milenial.

“Target PKB dan Garda Bangsa adalah bukan mencari kader, tapi kader yang mencari kita. Tentunya dengan program nyata, bukan sebatas janji politik, seremonial belaka,” ujar Anggota DPRD Kendal termuda tersebut.

“Untuk itu dengan digelarya lomba stand up comedy ini, harapannya bisa mendekatkan diri dengan kaum milenial. Sekaligus menjalin silaturahmi,” imbuh Bro Dian, sapaan akrabnya.

Sementara itu, Muhammad Makmun dalam sambutannya mengatakan, dalam politik memang dibutuhkan lahirnya pemuda-pemuda yang ikut berpartisipasi dalam rangka membangun Kendal.

“Saya kasih contoh, Mas Dian Alfat ini menjadi Anggota DPRD Kendal pada saat usianya 21 tahun, dan mas Kholid Abdillah di usia 26 tahun. Tentunya mereka berdua bisa menjadi motivasi bagi panjenengan semua, sebagai generasi muda untuk berpolitik,” ujarnya.

“Monggo di lomba Stand Up Comedy ini para peserta dipersilakan merousting Anggota DPRD Kendal, bisa Mas Kholid maupun Mas Dian. Tidak apa-apa,” kata Makmun menutup sambutan.

Sedangkan, Kholid Abdillah dalam sambutannya mengatakan, PKB dan Garda Bangsa harus mampu menjawab tantangan bonus demografi pada Pemilu 2024.

Menurutnya, dengan bonus demografi yang sedianya tiba di tahun 2030 namun datang lebih awal, angkatan muda dari generasi milenial akan menjadi penentu dalam proses pemilihan pemimpin pada Pemilu 2024.

“Garda Bangsa sebagai wadah kader muda PKB harus bisa menjadi pintu masuk bagi generasi milenial untuk berperan aktif dalam proses pemilihan pemimpin bangsa pada Pemilu 2024,” ujar Bro Kholid sapaan akrabnya.

Rata-rata materi peserta menyoroti terkait infrastruktur, terutama jalan raya yang rusak di Kabupaten Kendal.

Dalam acara tersebut, juga diisi roasting atau menyerang dengan lelucon kepada Ketua DPRD Kendal, yaitu oleh Komika, Davril, yang masih berstatus pelajar di salah satu SMK di Kendal.

Yang pertama, ia menyentil perihal jumlah follower akun iIstagram Ketua DPRD Kendal yang hanya berjumlah 996. “Itu bapak kurang pencitraan. Bapak butuh itu kan?”, kata Devril diikuti sorak sorai penonton.

Kemudian dirinya bercerita, saat akan meroasting bertanya kepada guru-guru di sekolahnya, siapa itu Ketua DPRD Kendal. Menurutnya, semua guru bertanya, siapa sih Ketua DPRD Kendal?.

“Kenapa bisa pak, pada gak tau bapak. Apa bapak ini kurang deket sama rakyat atau gimana? Eh kurang deket atau emang gak mau deket nih,” kata Devril yang sontak disambut teriakan dan tepuk tangan penonton.

Dalam lomba Stand Up Comedy Piala Ketua DPRD Kendal dua juri yaitu Adi Bin dan Johan memutuskan, juara pertama diraih Fajar, peringkat kedua diraih Johan, dan posisi ketiga diraih Sukron.(HS)

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Minggu (12/3/2023)

Gali Potensi Pemain Daerah, ASBWI dan Asprov PSSI Jateng Gelar Festival Sepak Bola Wanita Usia Dini