in

Guru PAI di Kendal Sampaikan Aspirasi Terkait Sertifikasi Kepada Ketua DPRD Kendal

Audiensi Guru PAI dengan Ketua DPRD Kendal Muhammad Makmun dan Ketua Komisi D, Mahfud Sodiq, di ruang kerja Ketua DPRD Kendal, Kamis (2/3/2023).

HALO KENDAL – Bersama jajaran Kementerian Agama Kendal, para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) menyampaikan aspirasi terkait sertifikasi guru kepada Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun, Kamis (2/3/2023).

Rombongan yang dipimpin Kepala Kemenag Kendal, Mahrus diterima Ketua DPRD Kendal didampingi Ketua Komisi D DPRD Kendal, Mahfud Sodiq, di ruang kerjanya.

Usai acara audiensi, Kasi PAI Kemenag Kendal, Solahuddin mengatakan, kedatangannya bersama rombongan dalam rangka memperjuangkan nasib 452 guru PAI di Kendal, supaya dapat mengikuti pendidikan profesi guru (PPG).

“Jadi maksud dan tujuan kami untuk memperjuangkan guru PAI yang belum berkesempatan ikut pendidikan profesi guru. Harapannya dari pemerintah daerah ada perhatian untuk guru-guru tersebut. Paling tidak ikut membiayai guru ikut kegiatan PPG,” ungkap Solahudin.

Solahuddin menjelaskan, dari 452 guru yang belum mengikuti PPG tersebut sebagian besar merupakan guru non-ASN dan non-PPPK yang kesejahteraannya masih sangat memprihatinkan.

“Setidaknya dengan sertifikasi itu ada peningkatan kesejahteraan. Tadi dari dewan insya-Allah akan menindaklanjuti dan membantu memperjuangkan agar para guru ini bisa bersama-sama dipikirkan oleh Pemerintah Kabupaten Kendal,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Muhammad Makmun berharap, pemerintah daerah dapat membantu proses Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam rangka upaya mendapatkan sertifikasi.

“Tentunya ini menjadi bagian yang harus kita tampung, terkait bagaimana meningkatkan kesejahteraan pendidikan yang ada di Kabupaten Kendal terutama guru-guru ini. Mereka banyak yang belum menjadi ASN, belum PPPK dan belum ikut mendapatkan sertifikasi,” ungkap Ketua DPRD Kendal.

Ditambahkan, pihaknya akan mendorong Pemerintah Kabupaten Kendal untuk mengalokasikan anggaran dalam rangka mendorong peningkatan kapasitas guru melalui program PPG.

“Kita akan tindaklanjuti dari hasil audiensi hari ini dengan melibatkan beberapa pihak. Kita nanti akan mengundang dinas terkait,” tandas Makmun.

“Pemerintah harusnya memperhatikan nasib para guru termasuk guru PAI. Karena terkait bagaimana mencerdaskan kehidupan bangsa dan juga revolusi mental bagi anak-anak,” pungkasnya.(HS)

Pagelaran Hasil Belajar SMP Negeri 1 Cepiring, Siswa Diajarkan Cinta Budaya Nusantara

PT Gaya Makmur Mobil Serahkan 150 Truck FAW Pembelian Tahap Satu kepada PT Siba Surya