HALO BANYUMAS – Kapolsek Wangon Polresta Banyumas, AKP Suprijadi, mengajak siswa untuk mencegah perundungan.
Ajakan menolak perundungan itu, disampaikan AKP Suprijadi, ketika menjadi narasumber, dalam Talk Show Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, di Pendopo SMP N 1 Wangon Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Kamis (26/1/23).
Selain Kapolsek Wangon AKP Suprijadi, hadir pula Kasium dan Kanit Polsek Wangon, Kepala Sekolah SMP N 1 Wangon, Guru SMP 1 Wangon serta Siswa-siswi SMP 1 Wangon.
Dalam ceramahnya, AKP Suprijadi yang menjadi narasumber, memberikan materi terkait perundungan di kalangan sekolah, dengan tujuan mengantisipasi terjadinya kasus builying di sekolah.
“Bullying (perundungan) adalah perbuatan yang dilakukan oleh satu orang atau kelompok, terhadap orang atau kelompok lain, mengakibatkan perasaaan tidak suka ataupun merasa tersakiti,” kata dia, seperti dirilis tribratanews.jateng.polri.go.id.
Adapun materi yang disampaikan oleh Kapolsek Wangon meliputi bentuk dan modus buliying, unsur-unsur buliying, dan pasal-pasal terkait tindakan buliying.
Kapolsek juga berharap dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan pemahaman bagi para siswa agar anak-anak tidak melakukan bullying sesamanya sehingga tidak merugikan diri sendiri dan orang lain.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Wangon, Ngatminah mengucapkan terima kasih serta apresiasi kepada Polsek Wangon, yang telah memberikan pemahaman terhadap siswa, tentang pentingnya memahami hukum, mentaati aturan hukum yang berlaku serta menumbuhkan kesadaran sejak dini tentang perlunya menghindari bullying dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami mewakili pihak Sekolah mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Polsek Wangon yang telah memberikan materi ini yang tentunya bermanfaat bagi kami dan murid-murid kami dalam lingkungan sekolah maupun kehidupan sehari-hari,” ungkapnya. (HS-08)