in

Dari Purbalingga, Lukisan Karya Fahmi DNR Mendunia

 

HALO PURBALINGGA – Keberhasilan yang diperoleh Fahmi Dian Nur Rahma, perempuan yang akrab disapa Fahmi DNR, warga Desa Selanegara, Kaligondang Purbalingga ini, bukan diperoleh secara tiba-tiba.

Butuh proses panjang dan kerja keras, hingga karya-karyanya diakui oleh publik, tak hanya di dalam negeri, melainkan juga sampai mancanegara, seperti Belanda, Korea, Maroko, dan beberapa negara lain.

Karya lukisannya kini juga dijadikan merchandise seperti kaos, handbag, dan lainnya.

Menjelang pameran tunggalnya yang ketiga, Sabtu (14/1/2022), Fahmi DNR menuturkan, dirinya sudah hobi melukis sejak kecil.

Pada saat Facebook merambah Indonesia, Fahmi DNR juga rutin memposting karyanya melalui media sosial yang didirikan Mark Elliot Zuckerberg tersebut.

Melalui akun Fahmi Dnr itulah, karya-karyanya dikenal oleh publik mancanegara, hingga pada 2013 ada kolektor asal Belanda yang tertarik dengan karya lukisnya.

“Sejak itulah dia (kolektor-red) memperkenalkan karya-karya saya di Belanda. Bahkan sebenarnya di tahun 2022, saya diundang untuk mengadakan pameran di sana, tetapi tertunda karena pandemi,” kata Fahmi, seperti dirilis purbalinggakab.go.id.

Fahmi juga menuturkan, bahwa karyanya memiliki beberapa ciri khas dan hak patennya telah terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM RI.

Beberapa ciri dalam karya lukisan doodlenya, antara lain menggambarkan sosok perempuan bermata bulat, mulut kecil, pipi merona, dan bertubuh kurus.

Terkait pameran yang digelar di Pendopo Bagoes 306, Kelurahan Kedungmenjangan, Kecamatan Purbalingga, Fahmi yang pernah mengenyam pendidikan seni rupa di Unnes Semarang dan bergelar Sarjana Pendidikan tersebut, juga mengatakan karya yang dipamerkan kali ini sebagian sudah laku terjual.

Tema dalam lukisannya kali bervariasi mulai dari kisah hidupnya di tahun 2022 hingga gambaran yang menunjukkan ciri khas Purbalingga seperti kopi Karangjambu dan Pancuranmas Purbasari.

“Ada tema berkah kesegaran di mana Purbalingga ini banyak buah-buahan, selain itu ada juga kopi Karangjambu karena saya juga suka, dan ada pula tentang Purbasari berdasarkan pengalaman saya waktu kecil diajak orang tua ke sana. Saya ingin memperkenalkan Purbalingga ke luar daerah,” kata dia.

Fahmi DNR juga memotivasi para pemuda di Purbalingga yang memiliki bakat seni, khususnya lukis, untuk terus berkarya.

Menurut Fahmi, anak-anak muda tidak perlu malu untuk memposting karya mereka melalui media sosial.

Dia juga mengungkapkan pentingnya mendaftarkan hak paten sebuah karya seni, karena pengalaman karya lukisnya pernah digunakan untuk produk daster tanpa izin.

‘’Ayolah para pemuda-pemudi, posting, posting, dan posting karyamu meski nggak pede (percaya diri-red) sampai akhirnya banyak yang invite,” kata dia. (HS-08)

Bupati Ajak Fahmi Kreasikan Dagadu Model Purbalingga

SMPN 6 Temanggung Gelar Karya Seni, Budaya dan Kuliner Daerahku