in

Bupati Ajak Fahmi Kreasikan Dagadu Model Purbalingga

 

HALO PURBALINGGA –  Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi mengajak Fahmi Dian Nur Rahma, pemilik PT Fahmi DNR Doodle Gallery, selaku kreator untuk bisa memelopori produk merchandise khas Purbalingga.

“Kalau Jogja punya Dagadu, Bali punya Jogger. Purbalingga juga harus punya sesuatu yang di-create khusus, nah ini Mbak Fahmi pasti bisa,” kata Bupati Tiwi, saat menghadiri Pameran Lukisan Tunggal Fahmi DNR Ke – III, Sabtu (14/1/2023).

Pameran berlangsung dua hari, hingga Minggu (15/1/2022), di Pendopo Bagoes 306, Kelurahan Kedungmenjangan, Kecamatan Purbalingga.

Hadir mendampingi Bupati, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Purbalingga, Rizal Diansyah, pejabat Dindikbud, Dinkopukm, Polres, dan BNN.

Dalam kesempatan itu, Dyah Hayuning Pratiwi mengajak Fahmi untuk mengambil peluang tersebut, menggunakan lukisan karakter Doodle Pattern khas-nya.

Menurut Bupati, lukisan karakter Doodle Pattern karya Fahmi, memiliki keunikan karena mengandung unsur perempuan dan mengangkat kearifan lokal budaya / wisata atau potensi khas Purbalingga.

“Ini yang menjadi PR harus ada sesuatu yang bisa dijual, para pengunjung wisata sering mencari souvenir kenang kenangan. Saat ini masih sebatas, kuliner, batik, tapi untuk stationery masih cukup susah dicari,” kata Bupati, seperti dirilis purbalinggakab.go.id.

Pemkab Purbalingga juga memastikan akan membantu pemasarannya, baik melalui e-commerce, kerja sama dengan hotel, atau melalui etalase produk kerajinan khas Purbalingga di Wastralingga.

Terkait pameran lukisan, Bupati mengapresiasi karya Fahni, yang didominasi gambaran karakter perempuan Indonesia, termasuk budaya khas Purbalingga.

“Saya berharap Mbak Fahmi Dian Nur Rahma ini, bisa terus berkarya ke depan, dan tentunya dengan lukisan lukisannya bisa memberikan energi positif khususnya kepada para wanita-wanita di Purbalingga ini bisa terus berbuat, berkarya dan berprestasi untuk Purbalingga,” katanya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi, karena karya-karya Fahmi DNR telah merambah pasar internasional, seperti Belanda, Korea, dan Maroko.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Purbalingga, sangat mengapresiasi satu-satunya seniman doodle di Purbalingga, punya karya-karya yang luar biasa sungguh menggambarkan sosok perempuan Indonesia khususnya perempuan Purbalingga,” katanya.

Fahmi DNR mengatakan pameran kali ini adalah yang ketiga kalinya, setelah pada tahun 2016 dan 2020 lalu, dirinya juga menggelar pameran lukisan di rumahnya yang juga gallery seninya.

Wanita yang memiliki darah seni dari sang ayah ini, juga mengungkapkan sebenarnya pada tahun 2022 lalu dirinya hendak mengadakan pameran di Belanda akan tetapi tertunda karena pandemi.

Selain itu, Fahmi DNR yang pernah mengenyam pendidikan seni rupa di Unnes Semarang tersebut, juga mengatakan karya yang dipamerkan kali ini sebagian sudah laku terjual.

Tema dalam lukisannya kali bervariasi mulai dari kisah hidupnya di tahun 2022 hingga gambaran yang menunjukkan ciri khas Purbalingga seperti kopi Karangjambu dan Pancuranmas Purbasari.

“Ada tema berkah kesegaran di mana Purbalingga ini banyak buah-buahan, selain itu ada juga kopi Karangjambu karena saya juga suka, dan ada pula tentang Purbasari berdasarkan pengalaman saya waktu kecil diajak orang tua ke sana. Saya ingin memperkenalkan Purbalingga ke luar daerah,” kata dia. (HS-08)

Tutup Rangkaian HAB Kemenag RI, Sejumlah Tokoh Purbalingga Tanda Tangani Deklarasi Damai

Dari Purbalingga, Lukisan Karya Fahmi DNR Mendunia