HALO SEMARANG – Banjir bandang menerjang permukiman warga di Perumahan Dinar Indah, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Jumat (6/1/2023).
Ratusan rumah pun terdampak banjir, dan setidaknya ada 35 keluarga dengan 147 jiwa yang harus diungsikan. Bahkan satu warga dikabarkan meninggal dunia akibat terjebak di dalam rumah saat terjadi banjir.
Melihat kondisi ini, Pengurus Daerah Satuan Relawan Indonesia Raya (SATRIA) Jawa Tengah, organisasi sayap partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA) langsung gerak cepat turun ke wilayah Dinar Indah untuk memberikan bantuan dan pendampingan bagi korban.
Diketahui, banjir bandang yang melanda wilayah Perumahan Dinar Indah ini terjadi selain akibat dari hujan lebat, juga karena adanya kiriman air dari wilayah atas atau Ungaran. Sehingga tanggul Kali Pengkol (Sungai Dolog) akhirnya jebol.
Heri Pudyatmoko, Ketua PD Satria Jateng mengatakan, Satria langsung bergerak ke lokasi terdampak banjir untuk bisa segera membantu warga.
“Kita langsung koordinasi dan turun ke lapangan untuk bisa berkontribusi menangani bencana ini,” ungkapnya, Jumat (6/1/2023).
Heri menambahkan, Satria juga memberikan bantuan semampunya kepada warga korban bencana, wujud aksi Satria sebagai organisasi kerelawanan.
“Satria merupakan organisasi yang bergerak di kerelawanan, untuk itu peran aktif kader Satria dalam hal ini wajib hukumnya,” imbuhnya.
Lebih lanjut, hingga saat ini diketahui hampir 500 keluarga terdampak dalam bencana banjir yang terjadi petang ini. Tak hanya di Dinar Indah, Kelurahan Meteseh, banjir juga terjadi di beberapa kelurahan di Kecamatan Tembalang. Seperti di Rowosari, Sendangguwo, dan beberapa wilayah lain.(HS)