HALO CILACAP –Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, akan membangun 8 Puskesmas pada 2023.
Pembangunan dibagi menjadi 3 tahapan, dan masing-masing puskesmas akan mendapatkan pembangunan yang berbeda, sesuai dengan kebutuhannya.
Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, Pramesti Griana Dewi, dalam Rapat Pemaparan Detailed Engineering Design (DED) Pembangunan Puskesmas Tahun 2023, Kamis (29/12/2022) di Ruang Prasanda Pendopo Wijayakusuma Cakti Cilacap.
Dalam rapat yang dipimpin Penjabat Bupati Cilacap, Yunita Dyah Suminar itu, hadir pula Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap Awaluddin Muuri, pejabat dan staf terkait.
Puskesmas yang akan dibangun pada tahun 2023, adalah UPTD Puskesmas Jeruklegi I, UPTD Puskesmas Jeruklegi II, dan UPTD Puskesmas Cilacap Tengah I.
Kemudian UPTD Puskesmas Kawunganten, UPTD Puskesmas Kesugihan I, UPTD Puskesmas Cilacap Selatan I, UPTD Puskesmas Majenang II, dan UPTD Puskesmas Cimanggu I.
“Masing-masing puskesmas pembangunannya berbeda, contoh untuk UPTD Puskesmas Jeruklegi I, di tahun 2023 sudah mulai tahap 3. Pembangunannya yaitu penataan halaman, pagar, pembangunan poli-poli dan sarana penunjang. Sedangkan UPTD Puskesmas Cilacap Selatan I, baru akan mulai pembangunan tahap 1,” kata Pramesti, seperti dirilis cilacapkab.go.id.
Pj. Bupati, Yunita Dyah Suminar menegaskan, pihaknya berupaya memastikan Pemkab Cilacap mendapatkan kualitas bangunan terbaik. Hal ini bisa terwujud melalui perencanaan yang baik.
“Kualitas yang baik itu dimulai dari perencanaan. Perencanaan itu harus presisi dalam arti material yang kita gunakan itu kualitas nomor satu,” tegasnya.
Yunita juga berpesan, perencana harus membuat standar dan perencanaan pembangunan yang matang. Sehingga semua puskesmas memiliki kualitas yang sama. Yunita meminta kepada semua yang telah ditunjuk sebagai perencana untuk fokus terhadap dokumen perencanaan.
“Semua dokumen perencanaan ini dibuat dalam bentuk RKS. Kemudian untuk yang telah ditunjuk sebagai perencana, saya minta semuanya fokus dengan rencana yang telah dibuat, sehingga pada saat pelaksanaan sudah sama visinya,” imbuh Yunita. (HS-08)