HALO BLORA – Menjelang perayaan Tahun Baru 2023, Polres Blora mengintensifkan pemantauan stok dan harga bahan pangan di pasar-pasar tradisional dan pertokoan.
Selain stok bahan pangan, pemantauan oleh Polres Blora itu juga dilakukan untuk mengantisipasi peredaran uang palu (upal), seiring peningkatan transaksi jual beli.
Kasi Humas Polres Blora, AKP Budi Yuwono, mewakili Kapolres Blora AKBP Fahrurozi, mengatakan bahwa seluruh Polsek Jajaran di 16 kecamatan serta Bhabinkamtibmas, telah diinstruksikan secara khusus, untuk memantau perkembangan stok bahan pangan, serta mengingatkan warga agar waspada terhadap peredaran upal.
“Kami lakukan pemantauan di pasar dan pertokoan, dan kami imbau masyarakat terutama para pedagang agar lebih teliti dalam menerima uang, terutama saat kondisi pasar ataupun toko sedang ramai,” kata Kasi Humas, Rabu (28/12/2022), seperti dirilis humas.polri.go.id.
Dia menyarankan, saat menerima uang pembayaran, pedagang harus melakukan pengecekan, minimal dengan cara 3D, yakni dilihat, diraba, dan diterawang.
“Karena hanya sebagian kecil pedagang di pasar tradisional, yang memilik alat pendeteksi uang palsu. Pedagang juga dapat memanfaatkan waktu untuk mengecek ke pedagang lainnya, yang sudah memiliki alat pendeteksi uang palsu, sembari menukar uang pecahan,” kata dia.
Pemantauan di pertokoan, antara lain dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Blora, Bripka Achmad Nur Kholik.
Menurut Bripka Achmad Nur Kholik, dari hasil pemantauan di kawasan pertokoan di wilayah Kelurahan Kauman dan Sonorejo, dia memastikan stok bahan pangan dan harga relatif stabil. Tidak ada kenaikan ataupun penurunan harga yang signifikan.
“Selain memantau stok barang, kami juga ingatkan para pedagang untuk terus memantau masa kedaluwarsa. Jangan sampai produk yang sudah expired dijual di pasaran, karena akan membahayakan konsumen,” kata Bripka Kholik. (HS-08)