in

Rilis Indeks Kepuasan Haji 2022 Sangat Memuaskan, BPS Ungkap Perbedaan Penyelenggaraan pada Masa Pandemi

 

HALO SEMARANG – Badan Pusat Statistik (BPS) hari ini merilis hasil survei indeks kepuasan jemaah haji (IKJH) 1443 H/2022 M. Berdasarkan survei BPS, IKJH 1443 H/2022 M mencapai 90,45 atau masuk kategori sangat memuaskan.

Kepala BPS Margo Yuwono mengapresiasi pemerintah atas kenaikan indeks kepuasan jemaah haji.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada pemerintah. Hasil survei ini sekaligus juga bisa memberi pembelajaran, tentang bagaimana mempersiapkan haji tahun depan, karena kondisi jemaah sudah akan kembali normal,” kata Margo Yuwono, seperti dirilis kemenag.go.id.

Dalam simpulan paparannya, Kepala BPS menyampaikan bahwa kondisi penyelengaraan haji pada 2022 (masa pandemi), berbeda dengan tahun tahun sebelumnya.

Perbedaan terlihat jelas pada jumlah dan karakteristik jemaah haji, (karena adanya pembatasan dari Arab Saudi).

Dia memberi contoh, untuk kuota jemaah haji Indonesia tahun 2019 mencapai 221 ribu orang, sementara pada 2022 hanya 100.051.

Sesuai kebijakan pembatasan dari Arab Saudi, usia jemaah haji 2022 tidak lebih 65 tahun. Sebanyak 75% usia jemaah pada rentang 41 – 60 tahun.

Kondisi berbeda lainnya terkait dengan pendidikan. Data survei yang dipaparkan Kepala BPS menunjukkan 52% berpendidikan tinggi (diploma – S3). Hanya 3% jemaah yang teridentifikasi tidak sekolah, SD 6 %, SMP 9 %, dan SMA 30 %.

“Perlu bijaksana memaknai angka hasil survei 2022. Sebab kondisi 2022 berbeda dengan 2019, baik kuota maupun kondisi fisik jemaah,” kata dia.

Kesimpulan lainnya yang disampaikan Kepala BPS, nilai IKJHI sebesar 90,45,  menunjukkan pelayanan penyelenggaraan ibadah haji Tahun 2022 “sangat memuaskan”.

Tingkat kepuasan jemaah haji Indonesia tertinggi dicapai oleh daerah kerja/satuan operasi Makkah, dengan nilai indeks sebesar 91,57. Kenaikan nilai IKJHI terbesar dibandingkan Tahun 2019 adalah daerah kerja/satuan operasi Armuzna, naik sebesar 7,06 poin.

Jenis layanan dengan nilai IKJHI tertinggi adalah pelayanan transportasi bus antarkota, dengan nilai indeks sebesar 91,93.

Sementara itu Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, menyampaikan ucapan terima kasih pada Jemaah Haji Indonesia.

Menag menyampaikan terima kasih kepada seluruh jemaah haji Indonesia, khususnya mereka yang berangkat pada 1443H/2022M. Menurutnya, survei ini bisa didapat karena kesediaan para jemaah untuk mengisi instrumen yang disiapkan oleh BPS.

“Terima kasih jemaah haji Indonesia. Jika ini dinilai sebagai sebuah keberhasilan, maka keberhasilan itu tidak terlepas juga dari peran seluruh jemaah haji Indonesia,” papar Menag. (HS-08)

Yudo Margono Raih Sederet Prestasi, Putra Petani dari Madiun Ini Dilantik Jadi Panglima TNI

Dinilai Sangat Memuaskan, Menag Akan Perbaiki Pelayanan Haji 2023