HALO BLORA – Bupati Blora, Arief Rohman akan mengusulkan kepada Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, agar memperbaiki jalur Ngawen-Japah-Todanan dan Ngawen-Kunduran yang merupakan jalan provinsi.
Hal itu diungkapkan Bupati Blora, Arief Rohman, setelah menerima keluh kesah warga, ketika menghadiri jalan sehat HUT Ke-77 PGRI di Kecamatan Japah, baru-baru ini.
Bupati Blora Arief Rohman, mengatakan dirinya memang sering disambati masyarakat, setiap menghadiri kegiatan di wilayah, termasuk persoalan jalan provinsi yang rusak.
Bupati Blora Arief Rohman membenarkan, bahwa jalan Ngawen-Japah-Todanan hingga batas Kabupaten Pati di Pucakwangi merupakan jalan provinsi.
Sehingga ketika ada kerusakan, wewenang pembangunan ada pada Pemprov Jawa Tengah.
“Ya, saya habis lewat Ngawen ke Japah kondisinya masih banyak yang rusak menuju Todanan. Karena ini masuk jalan provinsi, akan kita usulkan ke Pak Gubernur, agar bisa diprioritaskan dan dibangun tahun depan. Termasuk jalan provinsi ruas Ngawen – Kunduran yang juga masih ada kerusakan,” kata Bupati, seperti dirilis blorakab.go.id.
Arief Rohman juga mengungkapkan perasaan syukur, karena ruas Todanan sampai batas Kabupaten Pati sudah dibangun oleh Pemprov Jateng.
“Ini berarti tinggal Todanan ke arah Japah – Ngawen, dan Ngawen – Kunduran yang masih rusak. Mohon doanya, semoga Pak Gubernur Ganjar Pranowo sehat selalu, sehingga bisa membantu kita membangun jalan provinsi yang ada di Blora. Sesarengan mBangun Blora Berkelanjutan,” kata Bupati.
Sebelumnya, keluhan tentang jalan rusak diungkapkan sejumlah warga, salah satunya Sukardi, warga Japah.
“Ngawen-Japah jalannya sempit, begitu juga arah Todanan yang belum dibeton. Kondisinya bergelombang, banyak lubang. Apalagi saat hujan banyak genangan. Padahal setiap pagi banyak anak sekolah melintasi jalan ini, dan masyarakat berkegiatan ekonomi. Tolong Pak Bupati agar bisa dibangun, disampaikan Pak Gubernur. Kabarnya ini jalan provinsi,” kata Sukardi, warga Japah.
Adapun berdasarkan pengamatan di lapangan, Minggu (20/11/2022), jalan provinsi di wilayah Kecamatan Ngawen menuju Japah memang mengalami kerusakan, sehingga membahayakan pengguna jalan yang tidak hafal medan.
Banyak jalan bergelombang dan berlubang. Tampak beberapa titik bekas tambal sulam aspal.
Adapun arus lalu lintas tergolong padat, sering dilalui kendaraan bertonase besar dari wilayah Purwodadi maupun Jawa Timur.
“Sudah lama hanya ditambal sulam. Satu bulan ya bodol lagi tambalannya. Apalagi sekarang musim hujan. Kalau tidak hati hati khawatir jatuh. Ya semoga bisa segera diperbaiki Pak Gubernur. Apalagi sekarang Pemkab juga sedang getol membangun jalan kabupaten, biar imbang lah. Masak Kabupaten sedang giat membangun, Pemprov nya kurang greget. Harapannya 2023 nanti bisa dicor semua,” kata Triyono, salah seorang pengguna jalan. (HS-08).