HALO KENDAL – Internet adalah sarana konektivitas dan komunikasi, akses informasi, pengetahuan, dan edukasi, alamat dan pemetaan, kemudahan bisnis, serta hiburan. Penggunaan internet mulai sangat dibutuhkan oleh setiap individu, terutama di era digital 4.0.
Hal terssbut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kendal, Wiwit Andariyono, dalam acara Sosialisasi Pemanfaatan Internet Desa, di Balai Desa Truko Kecamatan Kangkung, Selasa (8/11/2022).
Menurutnya, masa transisi pandemi Covid-19 yang belum pulih telah mengubah perilaku hidup warga negara Indonesia. Beberapa kegiatan yang awalnya dilakukan dengan tatap muka secara langsung, saat ini lebih sering dilakukan secara jarak jauh.
“Masa pandemi kemarin setidaknya membuat setiap orang untuk memahami dunia teknologi informasi atau biasa disebut IT, termasuk penggunaan internet secara tidak langsung menjadi wajib dikuasai,” terang Wiwit.
Dijelaskan, penggunaan internet saat ini sangatlah penting dan menjadi kebutuhan bagi setiap orang, baik dunia kerja bahkan pendidikan, mulai di kota maupun di pelosok desa.
“Maka dari itu saat ini kami mencoba mensosialisasikan tentang pengguna internet, bahwa sekarang desa bisa menggunakan dana alokasi desa untuk pembangunan infrastruktur jaringan internet,” jelas Wiwit.
Lebih lanjut dirinya menambahkan, terkait letak geografis yang dimiliki Kendal, tidak bisa dipungkiri masih terdapat beberapa wilayah masuk dalam kategori blankspot.
“Geografis Kendal ini ada dataran tinggi pegunungan, kemudian ada juga kawasan pesisir. Semua itu tentu ada wilayah yang susah dijangkau oleh jaringan internet,” imbuh Wiwit.
Dengan tingginya kebutuhan masyarakat akan internet, Diskominfo Kendal melaunching Kebijakan Strategis Mengatasi Blankspot Area melalui Entrepreneurial Ecosystem, dalam rangka menuju pelayanan informasi yang berkeadilan di Kabupaten Kendal.
Wiwit menjelaskan, kebijakan tersebut berdasarkan Peraturan Bupati. Untuk itu, pihak desa dapat menganggarkan melalui dana desa terkait pembangunan infrastruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
“Jadi melalui program ini, sekarang desa bisa menganggarkan untuk pembuatan jaringan infrastruktur internet dan bisa dijadikan BUMDes, sehingga dapat menjadi PAD desa,” ungkapnya.
“Pelaku BUMDes sendiri nantinya akan dikelola mandiri oleh desa sehingga pemuda desa bisa ikut berperan,” imbuh Kadiskominfo Kendal.
Sementara pada acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua Komisi C DPRD Kendal, Bintang Yudha Daneswara, dan para anggota DPRD lainnya. Dikatakan, pihaknya menyambut baik dengan adanya program pemanfaatan Internet Desa.
“Program ini sangat bagus, terutama saat ini memang kebutuhan internet mulai hampir semua orang butuh. Desapun nantinya bisa memaksimalkan ini menjadi PAD, dan juga membuka peluang bagi remaja untuk berkarya di desa mereka,” kata Danes.
Dalam rangka mensukseskan program Internet Desa, Diskominfo akan melakukan pendampingan terus kepada pihak desa dalam pembangunan jaringan maupun pembelajaran pengelolaan jaringan internet.(HS)