HALO TEMANGGUNG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Temanggung, mengadakan kegiatan Jalan Sehat, Minggu (6/11/2022), dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-58.
Dengan tema “Bangkit Indonesiaku, Sehat Negeriku”, jalan sehat diikuti oleh 3.000 peserta, yang berasal dari Dinkes, Puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Temanggung.
Jalan sehat mengambil rute, start dari Dinkes Temanggung – Jl Jend Sudirman – Jl Dewi Sartika – Jl Kartini dan finish di Kantor Dinkes Temanggung.
Panitia juga menyediakan grandprize 2 unit sepeda motor dan ratusan doorprize untuk peserta.
“Diharapkan dengan jalan sehat ini semua sehat, terlebih setelah pandemi diharapkan bangkit dan sehat semua,” kata Kepala Dinkes Temanggung, Intan Pandanwangi, seperti dirilis temanggungkab.go.id.
Beri Pengarahan
Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung, sehari sebelumnya juga mengumpulkan para bidan di wilayahnya, di Graha Bhumi Phala, Kompleks Kantor Bupati Temanggung.
Pengarahan diberikan oleh Bupati Temanggung HM Al Khadziq, dalam rangka meningkatkan pelayanan publik di bidang kesehatan.
Dalam pengarahannya, Bupati Temanggung HM Al Khadziq menyampaikan, bahwa kegiatan ini dilaksanakan, karena ada berbagai masalah yang membutuhkan kesamaan persepsi, pandangan, serta kesamaan langkah.
Hal ini agar tujuannya dapat tercapai dan terlaksana dengan sebaik-baiknya dengan kualitas pelaksanaan kegiatan dan kualitas pencapaian target-target kegiatan di semua kecamatan dan desa bisa berlangsung dengan standar yang sama.
“Karena bidan menjadi ujung tombak yang paling depan, yang paling dekat dengan masalah, maka kepada Dinas Kesehatan untuk memperkuat posisi dan peran dari seluruh bidan di seluruh desa dan Puskesmas di Kabupaten Temanggung,” kata Bupati.
Ditambahkan, segala sesuatu terkait dengan mekanisme dan aturan harus diatur dan ditetapkan. Hal ini untuk memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat dan bahwa tiap Poliklinik Kesehatan Desa (PKD) harus diisi, jangan sampai ada desa yang tidak ada bidan desanya.
Dengan kegiatan ini, diharapkan hal-hal yang dimusyawarahkan dapat diterapkan dan menyelesaikan masalah dan tidak menghambat dalam pekerjaan untuk pencapaian yang optimal.(HS-08)