in

Antisipasi Kasus GGA pada Anak, Plt Walikota Semarang: Sudah Gerak Lakukan Sosialisasi dengan Gandeng Polrestabes

Plt Walikota Semarang, Hevearita G Rahayu saat diwawancarai awak media, baru-baru ini.

HALO SEMARANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang telah bergerak melakukan upaya preventif atau pencegahan terkait kasus Gejala Ginjal Akut (GGA) pada anak-anak. Dengan menggencarkan sosialisasi kepada tempat pelayanan kefarmasian berupa toko obat dan apotek-apotek di Kota Semarang.

Dalam sosialisasi itu sekaligus mengimbau pemilik toko obat dan apotek untuk tidak menjual jenis obat terutama sirup yang tidak boleh dikonsumsi anak-anak dari pemerintah pusat karena diduga menjadi penyebab kasus GGA.

Plt Walikota Semarang, Hevearita G Rahayu mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian/Polrestabes untuk mendampingi dalam melakukan sosialisasi dari Dinas Kesehatan terkait upaya pencegahan kasus GGA itu terutama di toko obat dan apotek yang menjual obat.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Pak Kapolrestabes sosialisasi ke toko obat atau apotek, karena orang sakit akan pergi ke toko obat untuk membeli obat, jadi sosialisasikan dulu ini lho jenis obat yang tidak boleh dijual,” terangnya, baru-baru ini.

Ita, sapaan akrabnya juga meminta pihak lurah, dan camat sebagai pemangku wilayah masing-masing untuk membantu pihak dinkes dalam kegiatan sosialisasi ke toko obat dan apotek tersebut.

“Karena petugas dinkes kan terbatas, padahal sosialisasi serentak se kota Semarang,” imbuhnya.

Dijelaskan Ita, sampai saat ini belum ada laporan terkait kasus GGA pada anak di Kota Semarang.

“Alhamdulillah saat ini untuk kasus GGA, moga-moga seterusnya tidak ada. Belum ditemukan kasus itu. Semoga anak di kota Semarang tidak sampai terkena kasus GGA,” pungkas Ita. (HS-06)

Pulang Kampung ke Semarang, Ahli Visual Effect Film Hollywood Olahraga Bareng Ganjar Pranowo 

Ambil Sumpah 320 PNS, Wabup Purworejo Minta Jangan Hanya Dianggap Seremonial