in

Antisipasi Musim Hujan, KAI Lakukan Upaya Intensif untuk Keselamatan Perjalanan Kereta Api

Kepala Daop 4 Semarang KAI, Wisnu Pramudyo mengecek lintasan kereta api dari Stasiun Tawang menuju Stasiun Poncol, Rabu (9/10/2022).

HALO SEMARANG – Mengantisipasi datangnya musim hujan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang secara intensif melakukan upaya dalam meminimalisir potensi bahaya yang dapat terjadi dan mengganggu perjalanan kereta api. Langkah yang dilakukan di antaranya melakukan pemetaan daerah rawan di wilayah Daop 4 Semarang, sehingga titik- titik tersebut dapat dipantau dan dijaga oleh petugas.

Kepala Daop 4 Semarang KAI, Wisnu Pramudyo mengatakan, untuk petugas tersebut akan secara bergantian bersiaga selama 24 jam untuk terus memantau daerah rawan bencana tersebut. Para petugas juga dapat langsung melakukan tindakan jika terjadi masalah pada jalur rawan tersebut,” ungkap Wisnu Pramudyo, disela-sela melakukan pengecekan lintasan kereta api, Rabu (19/10/2022).

Di wilayah Daop 4 Semarang sendiri, di tahun 2022 terdapat sebanyak 36 titik rawan dengan rincian enam titik rawan banjir, tujuh titik rawan longsor, 13 titik rawan amblas, dan 10 titik rawan lainnya.

Selain itu, Daop 4 Semarang juga secara rutin melaksanakan pemeriksaan lintas dengan berjalan kaki oleh jajaran Top Manajemen yang dilakukan setiap pekannya. Pemeriksaan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi lintas jalur KA sekaligus mengantisipasi dan melakukan tindak lanjut terkait hal-hal yang dapat membahayakan perjalanan KA

Langkah lainnya yaitu dengan melakukan normalisasi saluran air di kanan kiri jalur KA dari tumpukan sampah, sterilisasi jalur KA dari pepohonan yang mengganggu jarak pandang masinis, serta perkuatan pondasi jalur rel dengan penambahan balas serta pembuatan trucuk dari rel dan penahan dengan menggunakan karung diisi tanah pada daerah rawan longsor maupun banjir.

KAI juga menyiagakan alat material untuk siaga (AMUS) di 22 titik di berbagai stasiun yang berdekatan dengan daerah rawan wilayah Daop 4 Semarang. AMUS yang disiapkan tersebut berupa pasir dalam kantong karung, bantalan rel, perancah dari besi untuk penahan pondasi jalur, dan lainnya. Sejumlah peralatan ringan hingga alat berat seperti Multi Tie Tamper (MTT) juga disiagakan untuk merawat kondisi jalur rel agar tetap laik dilintasi kereta api.

“KAI berkomitmen untuk terus bersiaga dan melakukan perawatan maupun perbaikan jalur agar perjalanan kereta api di seluruh area kerja KAI senantiasa lancar dan selamat,” pungkas Wisnu. (HS-06)

Luncurkan Logo Baru Persada.id, Ganjar; Semangat Baru, Konten Baru

Laksanakan Verifikasi Faktual, KPU Demak Datangi Sekretariat Parpol