HALO BLORA – Bupati Blora Arief Rohman, mengerahkan semua lini untuk mengawasi dan mencegah terjadinya kembali pemotongan dana BLT dengan dalih apapun di desa-desa.
Ajakan untuk mengawasi dan mencegah pemotongan bantuan tersebut, juga disampaikan Bupati Blora Arief Rohman, dalam pengajian Pengurus Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Blora, baru-baru ini.
Pengajian dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW ini, diselenggarakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati.
“Ibu-ibu, kulo nyuwun tulung (saya minta tolong –Red)) awasi BLT ataupun Bansos di desa masing-masing nggih. Supaya tepat sasaran dan tidak ada potongan-potongan. Apapun alasannya BLT tidak boleh dikurangi,” kata Arief Rohman, seperti dirilis blorakab.go.id.
Dia mengatakan, setelah menerima laporan dari warga, terkait adanya penarikan iuran Rp 300.000 oleh perangkat desa, kepada para penerima bantuan Langsung Tunai DD (BLT-DD) di Desa Keser, Kecamatan Tunjungan, Bupati Blora Arief Rohman bersama saber pungli langsung turun lapangan.
Dengan tegas, Bupati memerintahkan untuk mengembalikan iuran yang ditarik tersebut. Pihaknya juga meminta polisi untuk memeriksa pihak yang terlibat.
Selanjutnya, kepada semua pihak, termasuk warga dipersilahkan untuk melapor ke Tim Saber Pungli Kabupaten Blora, apabila mengetahui adanya pemotongan dana BLT. Karena dengan dalih apapun pemotongan itu tidak diperbolehkan.
Sementara itu, pengajian yang digelar Pengurus Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Blora dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, di Pendopo Rumah Dinas, mengambil tema “Meneladani Perjuangan Rasulullah sebagai Upaya Membangun Peradaban yang Gemilang dan Berakhlakul Karimah”.
Ketua Muslimat NU Blora, Komariyah menyampaikan, pengajian dalam rangka memperingati Maulid Nabi di Pendopo sebagai tahap awal untuk pengajian memperingati Maulid Nabi di kecamatan-kecamatan se Kabupaten Blora.
Untuk itu, Komariyah meminta seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) Muslimat NU di Blora untuk mempersiapkan penyelenggaraan peringatan Maulid Nabi di masing-masing kecamatan.
Di pengajian yang juga dihadiri Pembina Muslimat NU Blora, Aini Solichah, Perwakilan PCNU Blora dan Banom-Banom NU lainnya, Bupati Blora H. Arief Rohman menyampaikan terimakasih atas peran Muslimat NU dalam pembangunan Kabupaten Blora.
“Terima kasih Ibu-ibu Muslimat yang tanpa lelah tanpa henti terus membantu kami turut Sesarengan Mbangun Blora. Saya atas nama Pemkab Blora mengapresiasi atas terselenggaranya pengajian dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad,” ucap Bupati Arief.
Bupati yang kerap disapa Gus Arief juga menyampaikan terkait rencana peringatan Hari Jadi Blora ke 273.
Dia mengemukakan, dalam rangka momen itu, yakni di bulan Desember, Pemkab Blora akan mengadakan selawatan.
Dalam acara itu, rencananya akan mengundang Habib Syech dari Solo dan untuk pengajiannya mengundang Gus Miftah.
‘’Seharian full kita selawatan dan pengajian,” ungkapnya. (HS-08)