HALO KENDAL – Upaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif berbasis digital terus dilakukan di Kabupaten Kendal. Amiza Fast Track menggandeng pelaku usaha lokal dan UMKM melalui program kolaborasi promosi silang yang dirancang untuk meningkatkan jangkauan pasar sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.
Program ini menargetkan keterlibatan hingga 20 UMKM dan brand lokal di Kendal. Setiap mitra akan memperoleh alokasi 500 voucher layanan Amiza Fast Track, sehingga total sebanyak 10.000 voucher akan didistribusikan kepada pelanggan selama satu bulan pelaksanaan program.
Voucher tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan UMKM sekaligus menjadi nilai tambah dalam setiap transaksi. Skema ini diharapkan mampu mendorong peningkatan penjualan melalui mekanisme promosi silang antarpelaku usaha yang saling mendukung.
Tak hanya itu, kolaborasi juga diperkuat melalui produksi konten digital berupa Instagram Reels yang dipublikasikan secara bersama-sama melalui akun resmi Amiza Fast Track, akun UMKM mitra, serta akun pribadi pemilik Amiza Fast Track yang memiliki lebih dari 73 ribu pengikut.
Dengan model tersebut, setiap pelaku usaha dapat memperluas jangkauan promosi dalam satu ekosistem digital yang saling terhubung dan memberikan manfaat bagi seluruh mitra.
Direktur Amiza Fast Track, dr. Isharyadi, mengatakan program tersebut merupakan langkah awal dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang lebih kuat di Kabupaten Kendal.
“Kolaborasi ini kami rancang sebagai sebuah ekosistem yang saling memberikan nilai, bukan sekadar kerja sama promosi. Setiap pelaku usaha memiliki peran untuk memperluas jangkauan pasar dan menciptakan dampak ekonomi yang lebih besar bagi semua pihak,” ujarnya, Senin (29/6/2026).
Menurut Isharyadi, program tersebut akan dijalankan secara berkelanjutan dengan membuka peluang bagi lebih banyak UMKM untuk bergabung pada tahap berikutnya.
“Ke depan kami berharap inisiatif ini dapat menjadi model kolaborasi yang berkelanjutan, sehingga pelaku usaha lokal tidak hanya tumbuh sendiri, tetapi berkembang bersama dalam satu ekosistem yang saling terhubung,” katanya.
Selain memperkuat kolaborasi dengan UMKM, Amiza Fast Track juga memperkenalkan konsep Natural Beauty Experience, yakni layanan perawatan kulit yang praktis, aman, nyaman, tanpa jarum, tanpa rasa sakit, serta tanpa masa pemulihan (downtime).
Seluruh layanan didukung teknologi analisis kulit berbasis kecerdasan buatan (AI), sehingga setiap treatment maupun rekomendasi produk disesuaikan dengan kondisi kulit masing-masing pelanggan.
Proses perawatan dilakukan melalui tiga tahapan, yakni repair untuk memperbaiki kerusakan kulit, recovery guna menenangkan sekaligus merestrukturisasi sel kulit, serta radiant untuk menghasilkan kulit yang lebih sehat dan bercahaya.
Amiza juga menghadirkan rangkaian Amiza Natural Skincare yang telah terdaftar di BPOM dan mengantongi sertifikat halal MUI. Produk tersebut diklaim aman digunakan dalam jangka panjang, termasuk bagi ibu hamil dan menyusui.
Melalui kolaborasi ini, Amiza Fast Track berharap dapat menghadirkan model sinergi yang tidak hanya memperkuat promosi digital, tetapi juga menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang mampu meningkatkan daya saing UMKM lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Kendal.(HS)

