in

Hindarkan Ujaran Kebencian dan Berita Hoaks, Para Pelajar SMA 2 Kendal Tampilkan Seni Drama

Penampilan para siswa SMA 2 Kendal dalam acara Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, Kamis (15/9/2022).

HALO KENDAL – Siswa-siswi SMA Negeri 2 Kendal mengikuti Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, yang mengambil tema kegiatan siswa ini adalah “Bangunlah Jiwa Raganya, Hidup Nyaman tanpa Ujaran Kebencian dan Berita Hoaks”.

Kegiatan Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila ini, para siswa menampilkan seni drama dari 11 kelas, Kamis (15/9/2022).

Drama yang ditampilkan oleh para siswa, sesuai dengan tema, tentang Hidup Nyaman tanpa Ujaran Kebencian dan Berita Hoaks.

Salah satu siswa kelas sepuluh, Arka Aquilla mengaku, dengan pementasan ini, para siswa akan mengerti tentang bahaya berita hoaks dan ujaran kebencian yang dampaknya sangat merugikan bagi masyarakat.

“Untuk itu jangan sampai melakukan ujaran kebencian dan menyebar berita hoaks. Sesama teman tidak boleh melakukan bully, karena bisa membuat seseorang menjadi depresi hingga bunuh diri,” ujarnya.

Arka berharap, dengan adanya projek ini, para siswa jadi mengetahui tentang penyebaran hoaks dan tentang ujaran kebencian. “Sehingga kita tidak boleh menjadi salah satu dari pelaku tersebut. Bagi anak yang dibuli itu bisa depresi bahkan bisa bunuh diri, jadi harus dihindari,” harapnya.

Sementara, menurut Ahla Warda Anggraini, salah satu siswi kelas sepuluh, perwakilan kelasnya menampilkan drama berjudul Kutukan Anoman. Namun menurutnya, alur cerita yang disajikan berisikan tentang bulian terhadap muka Anoman.

“Dari cerita ini mengandung pesan agar jangan sekali-kali melakukan bulian kepada teman. Di sini untuk cerita hoaksnya dari sikap rajanya, sedangkan cerita untuk ujaran kebenciannya itu dari teman-teman Anoman yang menghina rupa Anoman,” jelasnya.

Kepala SMA Negeri 2 Kendal, Siswanto mengatakan, kegiatan ini merupakan implementasi dari Kurikulum Merdeka Belajar, yang visi misinya diwujudkan dalam profil pelajar Pancasila.

Dipilihnya tema tentang ujaran kebencian dan berita hoaks ini, karena sesuai dengan kondisi saat ini, yang masih banyak ujaran kebencian dan berita hoaks di dunia maya.

“Tujuannya supaya anak didik memahami dampak dari ujaran kebencian dan berita hoaks. Sehingga dalam pergaulan di sekolah maupun masyarakat tidak akan melakukan hal tersebut,” kata Siswanto.

Pentas drama digelar terbuka di halaman sekolah disaksikan oleh seluruh siswa dan guru, serta mengundang Komite Sekolah. Untuk meramaikan acara, juga digelar pameran hasil karya siswa dari tiap-tiap kelas.(HS)

Ada Lapak yang Disewakan dan Masih Belum Ditempati Pedagang Johar, Dewan: Bisa Segera Ditindak Tegas

Bantu Pemerintah dalam Pengentasan Kemiskinan, YBM PLN UID Jateng DIY Luncurkan Kelompok Usaha Cahaya Sarapanmu