in

Dapat Debut di Kandang Sendiri

HALO SEMARANG – Graham Potter, manajer Chelsea, menjanjikan gaya baru permainan timnya.
Potter (47) menggantikan Thomas Tuchel yang dipecat.

Pria 47 tahun itu sebelumnya melatih Brighton & Hove Albion. Potter akan membawa The Blues tampil fleksibel dalam bermain.

Dia mengutamakan kemenangan sebagai harga mati buat Si Biru.

‘’Saya ingin tim yang fleksibel secara taktik, menyerang, dan berbasis penguasaan bola. Pemain harus berani dan tidak takut melakukan kesalahan,’’ ujar Potter seperti dikutip dalam situs resmi Chelsea.

Untuk tumbuh dan berkembang, lanjut dia, para pemain harus menikmati sepak bola mereka.

‘’Tantangannya adalah membuat pemain percaya dan bagaimana cara kerjanya. Kami berada dalam permainan yang mengutamakan hasil,’’ ungkapnya.

Potter akan memulai aksinya sebagai manajer Chelsea saat menjamu RB Salzburg pada laga kedua Liga Champions 2022-2023 Grup E di Stamford Bridge, London, Kamis (15/9/2022) pukul 02.00 WIB.

Pada pertandingan pertama, klub London ini dipecundangi Dinamo Zagreb 0-1 yang berlanjut dengan pemecatan Tuchel.

Seperti ketika memoles Brighton, Graham lebih suka memainkan skema 3-5-2.

Formasi tombak kembar di lini depan menjadi kegemaran Potter.

Sementara di era Tuchel, The Blues turun dengan formasi 3-4-3. (HS-06)

Selamat dari Ancaman Pendepakan

Maksimalkan Pendapatan Anggota, AMSI Jateng Gandeng Geniee International