HALO SEMARANG – Sejak disulap menjadi tempat kulineran oleh pengelola Masjid Agung Semarang (MAS), keberadaan pelaku UMKM yang menjajakan kuliner jalanan di Kawasan Alun-alun Johar kini makin diburu masyarakat kota Semarang dan sekitarnya, terutama tiap akhir pekan Jumat sore sampai Minggu malam.
Masyarakat yang datang ke kawasan Alun-alun Johar selain bisa menikmati sunset sambil bersantai di lapangan hijau, juga banyak yang mencicipi baik makanan maupun minuman di sekitar basement Alun-alun Johar, Kota Semarang. Sekitar puluhan stand kuliner jalanan menyuguhkan berbagai macam pilihan makanan, seperti nasi pecel, sate, jajanan, dan minuman kekinian.
Tiap digelar event hiburan di lapangan yang berdekatan dengan Kota Lama Semarang ini, stand kuliner yang ada selalu ramai dikunjungi warga. Apalagi harganya juga terbilang terjangkau oleh masyarakat.
Salah satu, pelaku usaha minuman Sari Jeruk Murni, Widodo mengaku, pengunjung di Alun-alun akan ramai pada sore hari sampai menjelang malam. Dirinya membuka stand makanan dan minuman di lokasi ini mulai Jumat sore hingga Minggu malam. Ramainya pengunjung akan berpengaruh pada jumlah omzet penjualannya.
“Kalau jualan memang cuma di akhir pekan saja, setiap Jumat sore sampai Minggu malam. Malam Sabtu dan malam Senin buka sampai pukul 22.00, dan malam Minggunya sampai 22.30 WIB,” katanya, Minggu (11/9/2022).
Dikatakan dia, selain buka stand minuman jeruk di Alun-alun juga membuka stand yang sama di kawasan Kota Lama Semarang. “Lumayan sih penjualannya, kalau yang di Kota Lama bisa 200 porsi setiap harinya. Sedangkan di sini (Alun-alun) pas malam minggu bisa nyampe 350 porsi,” paparnya.
Dijelaskan, Widodo membuka stand mulai dari awal pembukaan sentral kuliner di Alun-alun Johar. Dia berharap pengelola kuliner di lokasi bisa terus menggelar event-event atau kegiatan yang bisa menjadi daya tarik masyarakat berkunjung. “Pengelola cukup baik, dan juga memberikan fasilitas berupa penerangan, maupun tempat berjualan yang representatif,” imbuhnya.
Salah satu pengunjung, Guruh yang juga warga Kauman ini mengatakan, dirinya saat akhir pekan atau saat libur bekerja, dirinya sering datang ke Alun-alun Johar bersama keluarganya. Karena rumahnya juga cukup dekat dari Alun-alun Pasar Johar. “Mengajak anak lihat-lihat stand kulineran. Apalagi kalau akhir pekan banyak kulinerannya, cocok untuk wisata kulineran sambil menikmati suasana pagi atau sore hari,” pungkasnya.(HS)