in

Tingkatkan Investasi, Pemkab Kendal Bangun Komunikasi dengan Investor

Kepala DPMPTSP Kendal, Anang Widiasmoro, saat ditemui di ruang kerjanya.

HALO KENDAL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal terus berusaha meningkatkan nilai investasi di seluruh aspek termasuk di bidang industri. Hal ini disampaikan oleh Bupati Kendal, Dico M Ganinduto pada Senin (5/9/2022).

Bupati mengatakan, pihaknya akan terus berusaha masuknya investasi di Kabupaten Kendal. Salah satunya dengan membangun komunikasi yang baik dengan para investor.

“Hari ini Pemerintah Kabupaten Kendal pro dengan investasi. Jadi apa yang akan kita lakukan, kita komunikasikan dengan para investor. Sehingga, kira-kira dukungan apa yang bisa diberikan pemerintah untuk masuknya investasi,” kata Dico.

Bupati menambahkan, salah satu cara yang dilakukan pemerintah adalah dengan mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang memberikan kemudahan kepada para investor.

Dico juga mengungkapkan, investasi yang besar direncanakan akan segera masuk ke Kabupaten Kendal.

“Kita memberikan stimulus agar mereka bisa nyaman berinvestasi di Kendal. InsyaAllah investasi besar akan segera masuk ke Kendal. Tapi saya belum akan membocorkan dulu,” ungkapya.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kendal, Anang Widiasmoro menjelaskan, pada tahun 2019 nilai investasi di Kendal mencapai Rp 4,7 triliun, namun pada tahun 2020 terjun bebas menjadi Rp 3,1 triliun.

“Tahun 2020 nilai investasi kita terjun bebas. Karena saat itu kan ada pandemi Covid-19. Sehingga pertumbuhan ekonomi juga minus. Cuma alhamdulillah targetnya tercapai,” jelasnya, Rabu (7/9/2022).

Anang menambahkan pada tahun 2021, nilai investasi di Kendal kembali merangkak naik yakni sebesar Rp 4,4 triliun.

Meskipun belum optimal, dirinya mengungkapkan, target pada tahun 2021 tersebut telah terpenuhi.

“Kalau dari target kita terpenuhi. Karena meskipun kondisi pandemi tapi KIK (Kawasan Industri Kendal) tetap berjalan. Untuk tahun 2022 ini target investasi sebesar Rp 2.5 triliun,” beber Anang.

Dirinya juga menegaskan, akan terus melakukan inovasi untuk menarik para investor masuk ke Kabupaten Kendal dengan menggandeng stakeholder terkait.

“Investasi tidak bisa ditangani DPMPTSP saja. Ke depan kami coba fokus promosi. Promosi investasi itu harus canggih. Kita harus manfaatkan digitalisasi, tidak hanya mengandalkan brosur,” tandas Anang. (HS-06)

Kenaikan Harga Solar Dikeluhkan Nelayan di Kendal

Peremajaan Usung Konsep Pusat Belanja dan Berlibur, DP Mal Semarang akan Sediakan Tenant Fashion dan Kuliner