in

5.202 Warga Purbalingga Ikuti Kirab Tandu Replika Sudirman, Rekor Pecah

 

HALO PURBALINGGA – Kabupaten Purbalingga, Rabu (31/8/2022)  memecahkan rekor atas nama sendiri, untuk kirab tandu replika Soedirman terbanyak. Kirab tersebut diikuti 5.202 warga dari berbagai elemen masyarakat, yang membawa 300 unit tandu.

Rekor serupa juga pernah diperoleh Kabupaten Purbalingga, pada 25 Januari 2017, yakni diikuti 1.040 orang yang mengusung 260 tandu.

Hal tersebut disampaikan perwakilan Museum Rekor Dunia Indonesia, Sri Widayati, saat membacakan keputusan pemberian penghargaan rekor kirab tandu replika Soedirman terbanyak, Rabu (31/8/2022) petang di Alun-alun Purbalingga.

Penghargaan diberikan kepada Pemkab Purbalingga, Korem 071/Wijayakusuma, Kodim 0702/Pbg, dan Polres Purbalingga.

Sri Widayati mengatakan setelah lima tahun, belum ada pihak yang mencoba memecahkan rekor tersebut.

“Kami dengan bangga memberikan penghargaan kepada pemrakarsa, pendukung dan penyelenggara gelaran kirab replika tandu Soedirman,” katanya, seperti dirilis purbalinggakab.go.id.

Rekor tersebut menjadi yang ke-10.525 yang tercatat di Muri dan dikukuhkan menjadi rekor dunia oleh Ketua Museum Rekor Dunia Indonesia, Jaya Suprana.

Dia berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan kebanggaan masyarakat Purbalingga dan meneladani jejak langkah Jenderal Soedirman.

“Jenderal Soedirman lahir di Kecamatan Rembang Purbalingga. Semoga bisa menumbuhkan kebanggaan dan suri tauladan generasi muda,” ujarnya.

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa penghargaan Muri, bukan untuk gagah-gagahan. Akan tetapi untuk kembali menggeliatkan Purbalingga, setelah 2 tahun dilanda pandemi Covid-19.

“Agar Purbalingga kembali bergeliat dan menegaskan bahwa Purbalingga adalah bumi Soedirman. Kita harus merasa memiliki pahlawan besar Jenderal Soedirman yang lahir di Purbalingga,” kata dia.

Sebelumnya, Dandim 0702/ Pbg Letkol Inf Dipo Sabungan Lumban Gaol, pada acara pelepasan kirab di Monumen Tempat Lahir (MTL) Pangsar Soedirman, mengatakan banyak cara bisa dilakukan, agar generasi penerus meneladani para pahlawan yang telah berjasa, salah satunya melalui napak tilas.

“Jenderal Besar Soedirman, lahir di Rembang, Kabupaten Purbalingga dan apa yang kita lakukan pada hari ini bermaksud untuk hal tersebut,” katanya.

Dia menambahkan, kegiatan kirab tandu juga bertujuan untuk menumbuhkan rasa gotong royong di tengah masyarakat Kabupaten Purbalingga.

Dengan jiwa gotong-royong, dirinya optimistis Kabupaten Purbalingga akan lebih maju dan sejahtera. (HS-08).

Kementan Siap Bantu Banjarnegara Jadi Kawasan Percontohan Ubi Kayu

Kapolri Naikkan Pangkat Dua Polwan Jadi Irjen dan Brigjen