in

Perusahaan Kayu Lapis di Batang Ekspor Perdana 3.800 Lembar Plywood ke Amerika Serikat

Penjabat (Pj) Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki, bersama unsur lain dari Forkompimda Batang, menghadiri acara pelepasan ekspor perdana 3.800 lembar plywood ke Amerika Serikat. (Foto : batangkab.go.id)

 

HALO BATANG – PT Java Wood Industri (JWI) berhasil melakukan ekspor perdana 3.800 lembar kayu lapis (plywood) ke Amerika Serikat, baru-baru ini. Ekspor perdana ini bernilai lebih kurang 200 ribu US dollar dan akan berkelanjutan.

“Tebal plywood yang dikirim 21 milimeter dengan total plywood setara 231,8925 meter kubik. Hanya butuh seminggu untuk menyelesaikan pesanan itu,” kata Direktur PT JWI Huang Yangjiang, dalam acara tersebut.

Dia mengatakan plywood baru bisa diekspor, saat  sudah masuk dalam industri berikat, yang didapatkan pada Januari 2022.

“PT JWI mampu memproduksi 200 hingga 210 kontainer tiap bulan. Untuk bahan baku, kami menggunakan dari kayu lokal,” kata dia seperti dirilis batangkab.go.id.

Sementara itu Penjabat (Pj) Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki, menyampaikan apresiasi pada PT JWI yang telah mampu melakukan ekspor perdana 3.800 lembar plywood ke Amerika Serikat.

“Momentum ekspor perdana perusahaan di Kabupaten Batang, merupakan pertanda ada pertumbuhan geliat perekonomian,” kata Lani Dwi Rejeki.

Apalagi perusahan ini mengambil bahan baku kayu sengon dari hutan rakyat lokal Kabupaten Batang sampai  95 persen.

Pemerintah daerah, lanjut dia mendukung penuh dengan memfasilitasi kemudahan dalam melakukan perizinan.

“Semoga adanya perusahaan yang dapat memulai hal positif baru dengan berhasil mengekspor menjadikan pemicu perusahaan  lainnya di Kabupaten Batang dapat mengikuti jejaknya,” harapnya.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C (KPPBCTMP C) Tegal, Yudi Hendrawan menyebutkan banyak manfaat menjadi industri berikat. Antara lain penundaan bea masuk, hingga tidak dipungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) bila diekspor.

“Ekspor perdana PT. JWI merupakan keberhasilan sinergi Bea Cukai dan Pemerintah daerah. Artinya, PT JWI berhasil memanfaatkan fasilitas Negara,” ungkapnya.

Di Kabupaten Batang ada empat perusahaan yang sudah masuk kawasan berikat. (HS-08)

Saba Desa di Kecamatan Ngombol, Bupati Purworejo Terima Sejumlah Keluhan dari Warga

Jemaah Haji Kloter 18 Embarkasi Solo Puji Penyedia Menu Makanan