in

Nonton hingga Selesai, Kaum Muda di Batang Mulai Gemari Wayang Kulit ?

Bupati Batang Wihaji memberikan sambutan dalam pergelaran Wayang Kulit di Alun-Alun Kabupaten Batang, dengan lakon “Semar Noto Negoro, Bali Noto Kuto”, dimainkan dalang Dodik Eko Priyanto, baru-baru ini. (Foto : Batangkab.go.id)

 

HALO BATANG – Bupati Batang Wihaji mengungkapkan kegembiraannya, karena saat ini anak-anak muda di daerah yang dia pimpin, mulai menyukai kesenian tradisional wayang kulit.

Hal itu dia ungkapkan dalam pergelaran Wayang Kulit di Alun-Alun Kabupaten Batang, dengan lakon “Semar Noto Negoro, Bali Noto Kuto”, dimainkan dalang Dodik Eko Priyanto, baru-baru ini.

Menurut dia, indikasi kaum muda memberikan sambutan positif, karena banyak dari mereka menonton pergelaran di Alun-Alun Kabupaten Batang tersebut.

“Pergelaran wayang kulit kali ini untuk generasi muda Kabupaten Batang,” kata Wihaji, seperti dirilis batangkab.go.id.

Lebih lanjut dia mengatakan, biasanya dalam acara seperti ini, yang bertahan hanya warga yang berumur 40 tahun ke atas. Tetapi malam itu, banyak juga anak muda yang bertahan.

“Semoga ke depan generasi muda semakin antusias nguri-nguri budaya wayang kulit, agar tetap menjadi tontonan yang menarik,” ujar dia.

Pergelaran wayang kulit bertema “Semar Noto Negoro, Bali Noto Kuto” tersebut, dibawakan dalang Dodik Eko Priyanto, dan dimeriahkan bintang tamu Cak Yudho. Pertunjukan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT Ke-56 Kabupaten Batang.

HUT Batang seharusnya diselenggarakan April 2022. Tetapi karena bertepatan dengan bulan puasa, perayaan diundur.

“Antusiasme masyarakat Kabupaten Batang sangat luar biasa meskipun diguyur hujan mereka tetap bertahan menonton,” jelasnya.

Masyarakat sudah sangat rindu tontonan, karena dua tahun terakhir dilanda Pandemi Covid-19 yang sekarang terus membaik. Presiden Joko Widodo juga memperbolehkan tidak pakai masker di ruang terbuka. (HS-08)

Optmalkan Penerimaan Pajak, Pemkab Pekalongan Pasang Tapping Box di Hotel dan Restoran Berjejaring

Safin Pati Sport School Gelar Turnamen untuk Klub-Klub Nasional