HALO BATANG – Bupati Batang Wihaji menyatakan optimistis, dalam dua pekan, sebanyak 74 ribu anak berusia 6 sampai 11 tahun, dapat memperoleh vaksin untuk melindungi mereka dari Covid-19.
“Seperti yang saya sampaikan pada peluncuran vaksinasi anak, kita targetkan dua sampai tiga minggu selesai. Hari kelima ini sudah mencapai 30 persen,” kata Bupati Batang Wihaji, setelah meninjau vaksinasi anak, di SDN Proyonanggan 5, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Jumat (14/1/2022).
Dia menilai capaian vaksinasi anak di Batang dapat relatif cepat bertambah, karena mobilisasi yang dilakukan di satuan pendidikan dapat berjalan efektif dan tertata.
“Memang ada beberapa orang tua yang menolak. Namun dengan diyakinkan oleh para guru, akhirnya anak bisa divaksin, kecuali anak yang punya riwayat penyakit tertentu,” kata dia.
Dia juga menyebutkan hingga kemarin belum ada kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) dalam vaksinasi anak.
“Insayallah aman, ini bagian dari program Pemerintah pusat hingga daerah demi anak dan demi masa depan Indonesia agar terbangun Herd Immununity,” ungkapnya.
Wihaji juga menyampaikan, bagi anak yang pada saat ini tidak bisa mendapat vaksin karena sakit atau sesuatu hal. Dari pihak sekolah akan mendata dan akan disusulkan vaksin di Puskesmas terdekat.
Sementara itu, Kepala SDN Proyonanggan 5 Batang Ghonimah, mengatakan vaksinasi dosis pertama ada sekitar 290 anak. Dari jumlah tersebut memang ada sekitar 5 orang tua yang menolak anaknya di vaksin.
“Pada hari H, ada yang menyatakan siap, ada juga yang sudah siap, tetapi anaknya sakit. Kami dari satuan pendidikan, secara luwes dan yang tahu persis nanti dari tim vaksinator dari Puskesmas Batang I,” katanya.
Apabila pada hari ini tidak bisa mendapatkan vaksin karena beberapa faktor akan disusulkan di Puskesmas Batang I.
“Kalau jumlah anak yang belum mendapat vaksin banyak, Puskesmas Batang satu kita undang ke sekolah. Tapi kalau jumlahnya hanya beberapa kita sarankan langsung ke Puskesmas,” ujar dia. (HS-08)