in

Pengembangan Destinasi Wisata Religi di Makam Mbah Sholeh Darat Diharap Ramah Ke Peziarah

Tokoh ulama di Kota Semarang saat Haul ke-121 KH Sholeh Darat di TPU Bergota, baru-baru ini.

 

HALO SEMARANG – Komunitas Pecinta KH Sholeh Darat (Kopisoda) memberikan apresiasi kepada Pemkot Semarang terkait rencana pengembangan destinasi wisata religi di Makam Mahaguru Ulama Nusantara KH Sholeh Darat bin Umar Assamarani (Kiai Sholeh Darat).

Wakil Ketua Kopisoda, M Rikza Chamami mengatakan, penataan makam Mbah Sholeh Darat di TPU Bergota, Kelurahan Randusari, Semarang Selatan adalah langkah maju sebagai upaya Pemkot Semarang nguri-nguri leluhur yang berjasa untuk Indonesia.

Dan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi sudah menunjukkan betapa pentingnya menjaga kemuliaan para tokoh-tokoh Kota Semarang dengan membangun makam-makam tokoh tersebut.

“Selain sebagai tempat ziarah, makam tokoh ini juga menjadi pelajaran bagi generasi sekarang dan masa mendatang, bahwa Semarang adalah kota luar biasa yang biasa melahirkan anak bangsa yang hebat. Dengan demikian generasi penerus akan ikut jejak para pendahulu agar semakin cinta NKRI dan berpikir maju,” imbuhnya, Senin (24/5/2021).

Rikza yang juga Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Walisogo Semarang ini berharap, makam yang dibangun oleh Pemkot Semarang melalui Disperkim bersama masyarakat ini dikelola secara profesional dan ramah terhadap para peziarah.

“Sehingga nantinya menjadi nyaman ketika berziarah dan dapat khusyuk untuk tafakur atau berfikir angan-angan untuk mengikuti jejak para pendahulu kita semuanya. Pemerintah kota juga perlu mempublikasikan secara massif tentang lokasi destinasi wisata religi di Kota Semarang, agar masyarakat semakin mengenal para tokoh tersebut,” katanya.

Bersamaan dengan Haul ke-121 KH Sholeh Darat pada Sabtu (22/5/2021) lalu di Makam Mbah Sholeh Darat, yang dihadiri beberapa tokoh agama dan keluarga atau dzuriyah KH Sholeh Darat, para kiai di Kota Semarang juga akan mengusulkan KH Sholeh Darat sebagai pahlawan nasional. Hal ini karena melihat jasa-jasanya bagi bangsa dan negara.

“Apalagi murid Mbah Sholeh Darat ini sudah menjadi pahlawan nasional seperti KH Hasyim Asyari, KH Ahmad Dahlan dan RA Kartini, tokoh emansipasi wanita,” ucap Ketua MUI Jateng, KH Ahmad Darodji.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi yang diwakili Plt Kabag Kesra Setda Kota Semarang, Ali Sofyan dalam sambutannya mengatakan, pihaknya mendukung usulan tokoh ulama KH Sholeh Darat sebagai pahlawan nasional. Dan pihaknya akan segera menindaklanjutinya usulan tersebut.(HS)

Usai Pemulihen Cedera, Septian David Bergabung di Sesi Latihan

Aplikasi “Srikandi” Diluncurkan, Dico: Tidak Ada Lagi Kerjaan Yang Ditunda