in

Alami Rem Blong Di Turunan Silayur, Sopir Truk Sengaja Hantam Pohon Agar Tidak Ada Korban Jiwa

Kabin truk rusak parah usai hantam pohon trembesi akibat rem blong di turunan Silayur, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang pada Jumat (21/5/2021) sekira pukul 16.00 WIB.

 

HALO SEMARANG – Terjadi kecelakaan tunggal yang menimpa truk kontainer bernomor polisi H-8022-HQ di turunan Silayur, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang pada Jumat (21/5/2021) sekira pukul 16.00 WIB.

Truk muatan mebel tersebut dengan sengaja menghantam pohon trembesi yang berada di sisi kiri jalan, karena saat melaju dari arah Mijen ke arah Ngaliyan mengalami rem blong.

“Rem truk tiba-tiba blong, agar tak ada korban jiwa saya berinisiatif hantamkan truk ke pohon,” terang sopir truk, Sobirin di lokasi.

Usai tabrak pohon, tepat di tengah kabin truk rusak parah karena tertimpa batang pohon trembesi setinggi sekitar 10 meter. Beruntung sopir truk selamat dan tidak mengalami luka serius.

Namun sang sopir, Sobirin mengaku syok dan merasa beruntung sempat menyelamatkan diri.

“Detik-detik tertimpa pohon saya sempat menghindar dengan menggeser tubuh ke arah kanan lalu merunduk,” beber pria tambun itu.

Dia melanjutkan, sebelum menghantam pohon truk dirinya hampir menabrak pemotor yang sedang berhenti dipinggir jalan. Beruntungnya pemotor itu lekas sadar dan menghindar saat dia mengklaksonnya.

“Kalau pemotor gak sadar mungkin sudah ada korban,” jelasnya.

Dia menjelaskan, kontainer truk bermuatan mebel yang dikendarainya itu berasal dari sebuah pabrik di Mijen yang tidak jauh dari lokasi. Kemudian barang itu akan dikirim ke Pelabuhan Tanjung Emas.

“Ya nanti truk diderek karena sudah ga bisa jalan,” bebernya.

Sementara warga sekitar, Nanang mengatakan, kaget mendengar suara keras pohon tumbang. Saat diperiksa ternyata ada truk yang tertimpa pohon.

“Awalnya saya kira truk parkir tertimpa pohon ternyata truk nabrak hingga pohon tumbang,” jelasnya.

“Ya sini sering kecelakaan namun yang menabrak pohon sampai tumbang jarang,” ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut, proses evakuasi melibatkan SAR Polda Jateng, Relawan Semarang, Damkar Semarang dan pihak terkait lainnya.

Akibat kejadian itu juga arus lalu lintas sempat tersendat sebelum magrib. Namun saat ini arus lalu lintas kembali lancar pukul 18.00.(HS)

Hendi Tinjau Pembangunan Jalan Sriwijaya, Capai Progres 10%

PPDB SMA/SMK Prioritaskan Anak Nakes