in

PPDB SMA/SMK Prioritaskan Anak Nakes

Tampilan tangkapan layar laman resmi PPDB Jateng https://ppdb.jatengprov.go.id.

 

HALO SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menyediakan kuota yang diprioritaskan untuk putra atau putri tenaga kesehatan (nakes), yang menangani Covid-19 pada PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) negeri tahun pelajaran 2021/2022.

Kepala Bidang Pembinaaan SMA Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Syamsudin menjelaskan, terdapat afirmasi khusus bagi calon peserta didik kepada anak nakes sebanyak lima persen.

“Itu nantikan diafirmasi menyediakan kuota 15 persen untuk anak miskin dan lima persen untuk anak tenaga kesehatan. Nanti kalau pendafatar dari anak tenaga kesehatan melebihi kuota akan ditentukan oleh jarak / zonasi,” jelas Syamsudin, Jumat (21/5/2021).

Syamsudin menerangkan, alasan prioritas untuk calon peserta didik kepada anak tenaga kesehatan di Jawa Tengah merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi nakes selama pandemi Covid-19.

“Karena selama pandemi ini nakes menjadi garda terdepan ini menjadi salah satu bentuk penghargaan kepada mereka,” terangnya.

Tidak hanya diperuntukkan anak nakes, namun juga diprioritaskan terhadap calon peserta didik yang berasal dari keluarga ekonomi kurang mampu.

Dirinya menambahkan secara rinci, dalam PPDB tahun ajaran 2021/2022 tingkat SMA/SMK dibagi menjadi lima persen untuk anak tenaga kesehatan,15 persen untuk anak kurang mampu, 20 persen anak berprestasi dan 55 persen untuk jalur zonasi.

“Jalur PPDB semuanya sudah diatur, dapat dilihat di website PPDB Jateng,” Imbuhnya.

Pendaftaran PPDB SMA/SMK negeri di Jawa Tengah, lanjutnya, akan dibuka pada 21 hingga 24 Juni 2021 mendatang.

Dia menyebut, pendaftaran dilakukan secara daring (online), dimulai dengan membuat akun di laman resmi PPDB Jateng.

Untuk lebih lengkapnya informasi seputar pendaftaran dan jadwal PPDB dapat dilihat melalui laman https://ppdb.jatengprov.go.id.(HS)

Alami Rem Blong Di Turunan Silayur, Sopir Truk Sengaja Hantam Pohon Agar Tidak Ada Korban Jiwa

Kembali Latihan, Begini Perasaan Pemain Senior PSIS