
HALO SEMARANG – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang membongkar 10 kios penjualan kupon judi togel di wilayah Kecamatan Semarang Barat.
Pembongkaran tersebut dikarenakan banyaknya laporan dari warga ke Satpol PP maupun layanan pelaporan online “Lapor Hendi”, tentang keberadaan kios judi togel yang masih beroperasi saat Ramadan. Hal ini membuat banyak warga sekitar yang resah dan terganggu terhadap pratik judi tersebut.
“Semarang Barat ini karena keresahan masyarakat terkait maraknya togel yang masih buka saat Ramadan,” kata Kasatpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto usai sidak yustisi Jumat (7/5/2021) malam.
Fajar menerangkan, pihaknya sudah melakukan penertiban kios-kios togel saat awal bulan puasa lalu. Penertiban ini dilakukan untuk cipta kondisi wilayah dan menjaga kesucian di bulan Ramadan.
“Saya sudah minta sejak awal, janganlah buka togel. Ini bulan suci bagi umat Islam, jangan disepelekan tolong dihormati,” tuturnya.
Kemudian, lanjut Fajar, dia meminta kepada pemilik kios togel untuk tidak menyepelekan apa yang sudah diperingatkan oleh Satpol PP.
“Saya takut kalau ada adzab karena disepelekan. Sama halnya kalau saya disepelekan oleh staff, pasti saya akan marah,” pungkasnya.
Fajar mengungkapkan, meskipun Satpol PP bukan aspek hukum kewenangan untuk menindak, tapi dia menegaskan bahwa jika ada keluhan masyarakat pasti akan langsung ditindak tegas.
“Kami melayani permintaan masyarakat untuk melakukan penutupan maka barang-barang meja, kursi kami amankan ke markas Satpol,” terangnya.
Sebagai informasi, maraknya praktik penjualan kopun judi togel di Kota Semarang memang dinilai meresahkan banyak kalangan. Apalagi mereka tetap beroperasi di bulan Ramadan.
Banyak kalangan mendesak pemerintah dan penegak hukum untuk menyikapi persoalan ini. Namun sayangnya belum ada tindakan berarti sebagai upaya memberantas praktik perjudian.(HS)