in

Java Man Art Festival 2026, Perkuat Kolaborasi Seni dan Budaya di Sangiran

Pertunjukan seni memeriahkan Java Man Art Festival 2026, di Lapangan Krikilan Sangiran, Kecamatan Kalijambe, belum lama ini. (Foto : sragenkab.go.id)

 

 

HALO SRAGEN – Pertunjukan seni lintas negara, drama musikal, penampilan 60 Sinden Sragenan, hingga kolaborasi 30 penari, memeriahkan Java Man Art Festival 2026, di Lapangan Krikilan Sangiran, Kecamatan Kalijambe, belum lama ini.

Mengusung semangat edukasi, interaksi, dan selebrasi di tanah bersejarah Sangiran, festival ini dibuka Bupati Sragen, Sigit Pamungkas bersama Wakil Bupati Suroto.

Kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan seni, budaya, dan edukasi yang mempertemukan seniman dari dalam maupun luar negeri dengan masyarakat.

Beragam atraksi dihadirkan, mulai dari festival budaya daerah, pertunjukan seniman dari Ekuador dan Jerman, UMKM kuliner, hingga pameran mural dan galeri karya seni bertema prasejarah.

Sejumlah pertunjukan spesial turut meramaikan acara, di antaranya drama musikal Cinta yang Tak Pernah Usai, penampilan 60 Sinden Sragenan, Tari Remo Ekuador, Tasawuf dari Indramayu, serta kolaborasi Tari Pari Wengker oleh 30 penari.

Dalam sambutannya, Bupati Sigit menegaskan Sangiran memiliki nilai penting sebagai kawasan yang menyimpan jejak panjang peradaban manusia.

Kekayaan sejarah tersebut, menurutnya, menjadi potensi untuk mengembangkan kegiatan seni dan budaya dengan jangkauan yang lebih luas.

“Sangiran menyimpan jejak karya, ide, dan gagasan dari mereka yang pernah mendiami tempat ini. Ke depan, kita berharap Sangiran menjadi titik temu peradaban Nusantara, bahkan dunia, untuk berkumpul, berinteraksi, dan berkarya,” kata dia.

Ia berharap Java Man Art Festival dapat berkembang menjadi agenda yang lebih besar dengan menghadirkan beragam peradaban dan kebudayaan ke Sangiran.

Dengan demikian, kekayaan sejarah dan budaya tersebut tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi juga inspirasi bagi kemajuan daerah.

“Peradaban di Sangiran bisa menjadi inspirasi untuk mewujudkan Sragen yang lebih maju, makmur, dan sejahtera,” kata dia. (HS-08)

 

 

Terima Paspor, Dua Siswa SMK Migas Cepu Blora Wakili Indonesia di Singapura

Tangani Bullying hingga Tuntas, Pemalang Siapkan Langkah Bersama