HALO KENDAL – Dalam rangka mendorong kemandirian ekonomi masyarakat penerima manfaat, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kendal meluncurkan Program Pendayagunaan Ekonomi Produktif di Pendopo Tumenggung Bahurekso Setda Kendal, Rabu (16/9/2026).
Program tersebut diarahkan, agar zakat yang dihimpun dari para muzaki tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan sesaat, tetapi juga mampu menjadi modal bagi masyarakat untuk berkembang dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Ketua Baznas Kabupaten Kendal, Syamsul Huda mengatakan, pihaknya terus mendorong supaya zakat yang dihimpun dari para muzaki dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan. Salah satunya melalui program ekonomi produktif yang memberikan dukungan kepada masyarakat untuk mengembangkan usaha.
“Zakat yang dihimpun dari para muzaki kami upayakan dapat memberikan manfaat yang lebih luas. Melalui program ekonomi produktif ini, kami ingin mendorong penerima manfaat agar semakin mandiri, memiliki pendapatan, dan mampu mengembangkan usahanya,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, program tersebut diwujudkan melalui sejumlah bentuk usaha, di antaranya ZMart, ZAuto, ZBarber, dan ZLaundry, serta program usaha produktif lainnya.
“Bantuan tidak hanya diberikan dalam bentuk dukungan permodalan saja, tetapi juga pendampingan dan pengembangan usaha, sehingga para penerima manfaat memiliki peluang untuk meningkatkan kapasitas usahanya,” jelas Syamsul.
Sementara itu, Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menyambut baik program yang dilaksanakan Baznas Kabupaten Kendal tersebut. Menurutnya, bantuan yang diberikan untuk mendorong masyarakat menjadi pengusaha merupakan langkah positif dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.
“Kami menyambut baik program yang dilakukan Baznas. Bantuan ini bukan sekadar memberikan modal, tetapi bagaimana masyarakat diberikan kesempatan untuk menjadi pengusaha dan mampu mengembangkan usahanya secara mandiri,” ujarnya.
Bupati berharap para penerima manfaat dapat memanfaatkan bantuan yang diberikan secara optimal dan bertanggung jawab.
“Dengan adanya dukungan permodalan, branding, maupun pendampingan usaha, penerima manfaat diharapkan mampu meningkatkan pendapatan sekaligus membantu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga,” harapnya.
Salah satu penerima manfaat program ZMart, Ismi, mengaku sangat terbantu dengan program yang diberikan Baznas Kabupaten Kendal. Sebelumnya, ia hanya memiliki toko kelontong kecil yang menjual berbagai kebutuhan sehari-hari dengan skala usaha terbatas.
“Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih karena bantuan ini sangat membantu. Sebelumnya toko saya hanya kecil dan menjual kebutuhan sehari-hari. Sekarang selain mendapat dukungan modal, toko juga mendapatkan branding sehingga terlihat lebih baik,” ungkapnya.
Menurut Ismi, manfaat program tersebut tidak hanya dirasakan dari sisi modal usaha. Baznas juga memberikan pendampingan, termasuk pengawasan terhadap stok barang, sehingga dirinya lebih terbantu dalam mengelola dan mengembangkan toko.(HS)


