in

Seleksi KI Jateng Masuk Tes Potensi, 56 Peserta Bakal Hadapi CAT di Udinus

Tim Seleksi (Timsel) Calon Anggota KI Jawa Tengah mengecek lokasi tes potensi berbasis komputer atau Computer Assisted Test (CAT) di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Senin (21/9/2026).

HALO SEMARANG – Seleksi calon anggota Komisi Informasi (KI) Jawa Tengah memasuki tahapan penting. Sebanyak 56 peserta dijadwalkan mengikuti tes potensi berbasis komputer atau Computer Assisted Test (CAT) di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Senin (21/9/2026).

Persiapan tes pun mulai dimatangkan. Tim Seleksi (Timsel) Calon Anggota KI Jawa Tengah menggandeng Udinus untuk memastikan pelaksanaan ujian berlangsung tertib, aman, dan dapat memberikan hasil yang objektif.

Ketua Timsel KI Jawa Tengah, Dhoni Widianto, bahkan melakukan pengecekan langsung ke laboratorium komputer di Gedung D Lantai 2 Fakultas Kesehatan Udinus, Kamis (17/9/2026).

Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan perangkat komputer, ruangan, hingga sistem yang akan digunakan dalam pelaksanaan tes.

Kabiro Teknologi Informasi dan Komunikasi Udinus, Mohammad Sidik, mengatakan pihaknya telah menyiapkan aplikasi CAT sekaligus laboratorium komputer yang akan digunakan peserta.

“Alhamdulillah sudah siap, tinggal nanti hari Senin pelaksanaan CAT ini dilaksanakan,” kata Sidik, Kamis (17/9/2026).

Untuk mengakomodasi seluruh peserta, Udinus menyiapkan dua ruang laboratorium dengan kapasitas masing-masing 28 unit komputer. Dengan demikian, sebanyak 56 peserta dapat mengikuti tes dalam waktu yang sama.

Udinus juga bukan kali pertama dipercaya menggelar tes berbasis CAT. Sidik mengatakan, pihaknya memiliki pengalaman panjang dalam penyelenggaraan ujian menggunakan sistem tersebut.

Laboratorium Udinus bahkan telah digunakan dalam berbagai pelaksanaan CAT, termasuk kerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) sejak 2013.

“Mulai dari BKN 2013 itu, untuk uji coba CAT BKN pertama kali formasi provinsi di laboratorium ini. Kemudian 2014 kami dilibatkan untuk menangani se-Jawa Tengah. Selanjutnya, untuk tes CAT Akpol juga pernah dilakukan di sini,” ujarnya.

Dalam tes potensi calon anggota KI Jateng, sistem CAT juga dirancang untuk meminimalkan peluang terjadinya kesamaan soal maupun pola jawaban antarpeserta.

Sistem akan mengacak soal sekaligus pilihan jawaban. Artinya, posisi soal dan urutan pilihan jawaban yang diterima satu peserta dapat berbeda dengan peserta lainnya.

Dari sisi keamanan, sistem ujian juga tidak menggunakan akses internet terbuka.

Sidik menjelaskan, komputer peserta akan menggunakan browser khusus yang hanya terhubung dengan server lokal. Selama tes berlangsung, peserta hanya dapat mengakses aplikasi ujian yang telah disiapkan.

“Jadi peserta tidak bisa membuka laman lain selama tes berlangsung,” jelasnya.

Ketua Timsel KI Jawa Tengah, Dhoni Widianto, mengatakan pengecekan langsung ke lokasi dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas benar-benar siap sebelum tes dimulai.

Menurutnya, pengalaman dan profesionalitas Udinus dalam menyelenggarakan tes berbasis CAT menjadi salah satu pertimbangan Timsel dalam menggandeng perguruan tinggi tersebut.

“Kami ke sini mengecek langsung laboratorium komputer yang ada di Udinus. Dengan adanya kerja sama ini, untuk menghasilkan calon-calon Komisi Informasi Publik yang betul-betul berintegritas dan hasilnya bisa objektif,” pungkas Dhoni.

Dengan persiapan perangkat, sistem pengacakan soal, serta jaringan ujian yang dibatasi pada server lokal, tahapan tes potensi calon anggota KI Jawa Tengah tersebut diharapkan dapat berjalan tertib sekaligus menjaga proses seleksi tetap objektif.(HS)

242 Sekolah di Jateng Jadi Sekolah Adiwiyata, Gerakan Peduli Lingkungan Ditanamkan Sejak Bangku Sekolah

Kawasan Industri Jateng Diprediksi Makin Padat, Luthfi Kejar KBT Tawang-Weleri dalam Dua Tahun