in

Persada Kendal Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Lima Rumah di Kedungasri

Jajaran pengurus Persatuan Sekretaris Desa (Persada) Kendal menyalurkan bantuan bagi keluarga korban kebakaran di Desa Kedungasri Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal, Sabtu (15/8/2026).

HALO KENDAL – Kepedulian terhadap korban kebakaran di Desa Kedungasri, Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal, terus mengalir. Persatuan Sekretaris Desa (Persada) Kendal menyalurkan bantuan uang tunai sebesar Rp6 juta kepada keluarga yang terdampak kebakaran, Sabtu (15/8/2026).

Bantuan tersebut diserahkan sebagai bentuk solidaritas jajaran pengurus Persada Kendal sekaligus untuk membantu meringankan beban warga yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah kebakaran pada Senin (10/8/2026).

Ketua Persada Kendal, Budi Ristanto, mengatakan kebakaran tersebut mengakibatkan lima rumah warga ludes terbakar. Sejumlah keluarga turut terdampak dalam musibah tersebut.

“Para korban kebakaran diharapkan diberikan kesabaran, ketabahan dalam menghadapi cobaan, dan juga kesehatan. Semoga musibah yang dialami para korban merupakan sebuah cara Allah Subhanahu Wataala meningkatkan derajatnya,” ujar Budi, yang juga menjabat Sekretaris Desa Sendangdawung, Kecamatan Kangkung.

Menurut Budi, penyaluran bantuan merupakan bagian dari gerakan sosial Persada Kendal untuk membantu masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Meski nilainya tidak besar, ia berharap bantuan tersebut dapat sedikit meringankan kebutuhan para korban.

Kepala Desa Kedungasri, Heru Susanto, menjelaskan kebakaran menghanguskan lima rumah warga hingga 100 persen. Sementara satu rumah lainnya mengalami kerusakan sekitar 30 persen.

“Yang hangus 100 persen ada lima rumah dan yang terdampak sekitar 30 persen ada satu rumah,” jelas Heru.

Lima rumah yang ludes terbakar masing-masing milik Paimin, Komsiyah yang dihuni dua kepala keluarga bersama anaknya, Wabi, Sukirno, serta Faizin. Sementara rumah milik Romdhon mengalami kerusakan sekitar 30 persen.

Heru mengatakan rumah milik Sukirno menjadi lokasi awal munculnya percikan api sebelum kebakaran meluas dan menghanguskan bangunan di sekitarnya.

Ia mengapresiasi perhatian berbagai pihak, termasuk Pemkab Kendal dan Persada Kendal, yang turut memberikan bantuan kepada warga terdampak.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati atas perhatian yang diberikan. Alhamdulillah, selain membawa donasi, kedatangan Ibu Bupati bisa sedikit meringankan beban moral warga saya yang terkena musibah kebakaran,” ungkapnya.

Heru berharap bantuan dan dukungan terhadap korban tidak berhenti pada masa tanggap darurat, tetapi berlanjut hingga proses pembangunan kembali rumah warga yang ludes terbakar.

“Kami berharap ke depan dinas dan instansi terkait bisa membantu membangunkan rumah warga yang ludes terbakar. Untuk para donatur, kami juga mengajak dan berharap ada sumbangsihnya,” harap Heru.

Sebelumnya, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari meninjau langsung lokasi kebakaran pada Rabu (12/8/2026). Ia melihat kondisi rumah warga yang telah berubah menjadi puing akibat kobaran api.

“Saya tidak bisa berkata-kata. Ini kejadian kebakaran yang terbesar. Kepada korban, saya ikut prihatin,” ujar Bupati Kendal.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi jajaran Dinas Sosial, Pemadam Kebakaran (Damkar), BPBD, Baznas, dan PMI. Rombongan turut menyerahkan bantuan berupa uang tunai, kebutuhan logistik, serta sembako kepada warga terdampak.

Bupati menegaskan Pemkab Kendal akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengupayakan dukungan bagi para korban, termasuk dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

“Kami akan upayakan komunikasi dengan berbagai pihak agar bergotong royong membantu. Termasuk kita juga akan berkomunikasi dengan provinsi,” katanya.

Terkait pembangunan kembali rumah warga, Bupati menjelaskan bantuan pembangunan rumah tidak dapat serta-merta menggunakan APBD Kabupaten Kendal karena terdapat persyaratan yang harus dipenuhi.

“Kalau menggunakan APBD Kabupaten tidak memungkinkan karena tidak memenuhi persyaratan. Kami berusaha mencari alternatif lain dari berbagai pihak,” jelasnya.

Selain penanganan pascakebakaran, Bupati juga mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Terlebih, kondisi cuaca saat ini cenderung panas disertai angin kencang.

“Kami mengimbau masyarakat karena saat ini cuacanya sangat panas dan anginnya juga kencang. Apalagi di wilayah sini rumah-rumahnya kayu sehingga semakin memudahkan terbakar,” pungkasnya.(HS)

Cegah Balap Liar dan Tawuran Remaja, Polres Kendal Gelar Patroli

Jalan Sehat Dapat Hadiah Sepeda, Hamdan : Bisa Buat Anak Saya ke Sekolah