HALO SEMARANG – Sekitar 100 video pembelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti, dihibahkan kepada platform Rumah Pendidikan, khususnya fitur Ruang Murid, yang dikembangkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Hal ini menjadi bagian upaya Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama dalam memperkuat transformasi digital pendidikan Agama.
Kontribusi ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama Kementerian Agama dan Kemendikdasmen dalam memperluas akses pendidik dan peserta didik terhadap bahan ajar keagamaan yang berkualitas, inklusif.
Plt Direktur Urusan Agama dan Pendidikan Buddha Budi Sulistiyo, secara virtual menyampaikan bahwa kontribusi tersebut merupakan bagian dari komitmen menjawab kebutuhan masyarakat akan pendidikan agama Buddha serta dalam upaya membangun ekosistem pembelajaran digital yang berkualitas.
“Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama, melalui Direktorat Urusan Agama dan Pendidikan Buddha, merasa bangga dapat berkontribusi dalam pengembangan ekosistem pembelajaran digital melalui hibah media pembelajaran berupa kurang lebih 100 video pembelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti kepada platform Rumah Pendidikan (Ruang Murid),” ujarnya di Jakarta, baru-baru ini, seperti dirilis kemenag.go.id.
Kehadiran bahan ajar resmi dari Ditjen Bimas Buddha Kementerian Agama, semakin memperkaya sumber belajar yang tersedia di Ruang Murid.
Materi yang dikontribusikan berupa video pembelajaran Pendidikan Agama Buddha dan Budi Pekerti untuk jenjang Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas/Kejuruan.
Seluruh video merupakan karya guru pendidikan Agama Buddha melalui Perkumpulan Guru Agama Buddha Indonesia (Pergabi) yang telah melalui proses kurasi bersama sehingga memenuhi aspek kualitas substansi, kesesuaian dengan kurikulum, dan kelayakan sebagai media pembelajaran digital.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Wibowo Mukti, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas kementerian dalam membangun ekosistem pendidikan nasional.
“Melalui kolaborasi antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dan Kementerian Agama, bahan ajar keagamaan kini menjadi bagian dari ekosistem tersebut. Kehadiran materi pembelajaran keagamaan pada Platform Ruang Murid Rumah Pendidikan diharapkan dapat memperkaya sumber belajar digital yang tersedia serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi guru, peserta didik, orang tua, dan seluruh satuan pendidikan di Indonesia,” terang Wibowo.
Ia juga berharap kolaborasi ini terus diperkuat agar semakin banyak bahan ajar berkualitas dapat dihadirkan melalui Platform Ruang Murid sehingga Rumah Pendidikan menjadi ekosistem pembelajaran yang inklusif, kolaboratif, dan berkelanjutan dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan Indonesia.
Kolaborasi antara Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ini menjadi wujud sinergi dalam menghadirkan sumber belajar digital yang bermutu bagi masyarakat.
Melalui kerja sama yang berkelanjutan, diharapkan semakin banyak peserta didik, guru, dan satuan pendidikan memperoleh akses terhadap bahan ajar keagamaan yang berkualitas sekaligus memperkuat transformasi digital pendidikan di Indonesia. (HS-08)


