in

Tutup Lintas Alam Bumi Sukowati XI, Bupati Sragen Ajak Gudep hingga Kwarcab Perkuat Sinergi Majukan Pendidikan

Penutupan LABS XI Kwarcab Sragen Tahun 2026, di Bumi Perkemahan Ki Balak, Kecamatan Karangmalang, Senin (27/7/2026). (Foto : sragenkab.go.id)

 

HALO SRAGEN – Bupati Sragen, Sigit Pamungkas  mengajak seluruh jajaran Gerakan Pramuka di Kabupaten Sragen, mulai dari Gugus Depan, Kwartir Ranting, hingga Kwartir Cabang, untuk terus memperkuat sinergi dalam memajukan pendidikan kepramukaan.

Ajakan itu disampaikan Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, dalam upacara penutupan Kegiatan Lintas Alam Bumi Sukowati (LABS) XI Kwartir Cabang (Kwarcab) Sragen Tahun 2026, di Bumi Perkemahan Ki Balak, Kecamatan Karangmalang, Senin (27/7/2026).

“Mari kita hadirkan Gerakan Pramuka yang menyenangkan sebagai wadah pembentukan karakter yang melahirkan generasi muda yang cerdas, kreatif, tangguh, dan berintegritas,” kata dia, seperti dirilis sragenkab.go.id.

Sigit Pamungkas yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Sragen, mengatakan Gerakan Pramuka berperan penting membentuk generasi muda yang berkarakter, berintegritas, memiliki jiwa kepemimpinan, dan memiliki kecintaan yang kokoh terhadap bangsa dan negara.

“Melalui pendidikan kepramukaan, para anggota dibentuk menjadi pribadi yang beriman, berakhlak mulia, mandiri, disiplin, dan siap menghadapi tantangan zaman berlandaskan nilai-nilai luhur bangsa,” ujarnya.

Menurutnya, Gugus Depan bersama para pembina memiliki tanggung jawab untuk terus menghadirkan kegiatan kepramukaan yang menarik, mendidik, dan relevan dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan prinsip dasar kepramukaan.

Kegiatan Lintas Alam Bumi Sukowati XI Tahun 2026 juga merupakan salah satu wujud nyata komitmen Kwartir Cabang Sragen, dalam menghadirkan pendidikan kepramukaan yang adaptif, berkualitas, dan bermakna.

“Kegiatan ini tidak sekadar mengasah keterampilan teknis, tetapi juga menjadi sarana menggali potensi diri, menambah wawasan, melestarikan budaya lokal, menggunakan teknologi secara bijak, serta memperkuat kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan,” jelasnya.

Bupati Sigit menilai penyelenggaraan LABS XI membuktikan kemampuan Gerakan Pramuka di Kabupaten Sragen, dalam membentuk generasi muda yang mandiri, kreatif, tangguh, dan berjiwa patriotik.

Selain meningkatkan kemampuan kepramukaan, kegiatan tersebut juga mempererat persaudaraan antargugus depan.

Kepada seluruh peserta, baik yang meraih prestasi maupun belum, ia berpesan agar pengalaman selama mengikuti LABS XI dijadikan bekal untuk terus berkembang.

“Jadikan setiap proses sebagai sarana membentuk karakter, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat pantang menyerah. Selaras dengan slogan kegiatan ‘Lentera’, semoga seluruh pengalaman dan nilai-nilai yang diperoleh dapat menjadi bekal yang bermanfaat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” tuturnya.

Sementara itu dengan mengusung slogan “Lentera”, yang berarti Lengkapi Pengalaman, Tebar Pelajaran, Raih Prestasi, LABS XI menjadi ajang pembinaan karakter sekaligus peningkatan keterampilan bagi Pramuka Penegak dan Pandega se-Kabupaten Sragen.

Upacara penutupan diikuti sekitar 384 peserta. Selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 Juli 2026, para peserta menempuh penjelajahan sejauh kurang lebih 30 kilometer dengan rute dimulai dari Lapangan Desa Gebang, Kecamatan Masaran, transit di Lapangan Desa Mojokerto, Kecamatan Kedawung, dan berakhir di Bumi Perkemahan Ki Balak, Kecamatan Karangmalang.

Pada LABS XI tahun ini, SMKN 2 Sragen berhasil meraih gelar juara umum, sementara penghargaan Dewan Ambalan Penegak Tergiat diraih oleh SMAN 1 Sragen. (HS-08)

 

 

Buka Diklat Calon Paskibraka, Bupati Karanganyar  :  Harus Jadi Teladan

Sekda Jateng Minta ASN Jangan Antikritik, Komplain Warga Harus Jadi Bahan Evaluasi