HALO KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Rober Christanto menekankan bahwa tempaan fisik, mental, dan kedisiplinan selama pendidikan dan latihan (diklat) calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), merupakan proses pembentukan karakter yang akan menjadi bekal penting bagi para peserta.
Hal itu disampaikan Bupati Karanganyar, Rober Christanto membuka Diklat Calon Paskibraka Kabupaten Karanganyar Tahun 2026, di Halaman Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar, Senin (27/7/2026).
Pembukaan diklat ini menjadi awal pembentukan generasi muda yang tidak hanya siap mengibarkan Sang Saka Merah Putih, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, berintegritas, dan berjiwa Pancasila.
Sebanyak 76 pelajar terbaik dari 21 SMA/SMK/MA sederajat di Kabupaten Karanganyar, dinyatakan lolos seleksi dan mengikuti diklat. Mereka terdiri atas 46 siswa dan 30 siswi.
Dari jumlah tersebut, satu peserta akan mewakili Kabupaten Karanganyar mengikuti diklat Paskibraka tingkat Provinsi Jawa Tengah, mulai 3 Agustus 2026.
Dalam arahannya, Bupati Rober Christanto menegaskan bahwa menjadi anggota Paskibraka merupakan kehormatan, sekaligus amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Menurutnya, Paskibraka adalah simbol keteladanan generasi muda, yang diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai nasionalisme, kedisiplinan, kepemimpinan, dan semangat pengabdian kepada bangsa.
“Panjenengan sudah lolos dalam seleksi Pasukan Paskibraka Kabupaten Karanganyar. Ini bukan hanya tentang baris-berbaris ataupun pengibaran Sang Merah Putih, tetapi merupakan tanggung jawab besar dan kepercayaan dari masyarakat Kabupaten Karanganyar,” tegas Bupati.
Bupati menekankan bahwa setiap proses latihan harus dijalani dengan penuh kesungguhan.
Tempaan fisik, mental, dan kedisiplinan selama diklat merupakan proses pembentukan karakter yang akan menjadi bekal penting bagi para peserta, tidak hanya saat bertugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Ia berharap seluruh peserta mampu menjadi teladan di lingkungan sekolah dan masyarakat dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, menjunjung tinggi persatuan, serta menjaga semangat cinta tanah air di tengah berbagai tantangan zaman.
“Selamat berlatih. Jangan pernah berkurang sedikit pun semangat panjenengan. Terus semangat sampai nanti tanggal 17 Agustus kita bisa melaksanakan tugas pengibaran dan penurunan Sang Saka Merah Putih dengan sempurna,” pesannya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pelatih dari Kodim 0727/Karanganyar, Polres Karanganyar, Purna Paskibraka Indonesia (PPI), serta seluruh panitia yang telah bersinergi membina putra-putri terbaik Karanganyar. Menurutnya, kolaborasi tersebut merupakan investasi penting dalam menyiapkan generasi penerus yang berkualitas.
Sementara itu, Ketua Panitia melaporkan bahwa Diklat Calon Paskibraka Kabupaten Karanganyar Tahun 2026, akan berlangsung mulai Selasa (28/7/2026) hingga Minggu (16/7/2026) atau sehari menjelang upacara peringatan Kemerdekaan RI.
Latihan dilaksanakan setiap hari pukul 06.30–15.00 WIB di Alun-Alun Kabupaten Karanganyar, dengan Aula Masjid Agung Madaniyah Karanganyar sebagai basecamp.
Melalui Diklat Paskibraka 2026, Pemerintah Kabupaten Karanganyar menegaskan komitmennya untuk membangun sumber daya manusia unggul yang berkarakter, berintegritas, berwawasan kebangsaan, serta siap menjadi pemimpin masa depan yang mampu membawa Indonesia semakin maju. (HS-08)


