Nantinya kegiatan siswa pilot tersebut, akan rutin berlatih setiap hari Sabtu mulai tiap pagi hari guna mendukung wisata terbang paralayang serta menjadi sarana edukasi tentang wawasan kedirgantaraan
Ke depan latihan oleh siswa pilot Penerbad Semarang ini akan diagendakan rutin Sabtu pagi dan pengunjung bisa secara langsung menikmati kegiatan latihan helikopter penerbad mendarat lalu terbang lagi (touch & go).
Hal itu tentu akan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Sebab, hampir semua senang melihatnya dan kenangan wisata di DTW Curug Sewu Kendal pasti akan berbeda dengan berwisata ditempat lain
Kegiatan tersebut terjalin berkat komunikasi antara Pusdik Penerbad dengan Official “Curug 1000 Paralayang”, dalam rangka mendukung wisata dirgantara di DTW Curug Sewu Kendal serta mengenalkan kedirgantaraan teritorial TNI AD dengan masyarakat bagi pengunjung “Curug 1000 Paralayang”.
Official, Ahmad Sutrisno mengatakan, latihan pendaratan helikopter milik penerbad ini akan menjadi moment tersendiri, serta membahagiakan pastinya menambah daya tarik kunjungan wisatawan untuk datang ke DTW Curug Sewu Kendal.
“Saya jadi keingat waktu masa kecil dulu. Kalau lihat ada helikopter terbang rendah di atas rumah pasti saya kejar, dan teriak motor mabur, motor mabur turunlah,” ungkap Anggota Polda Jawa Tengah tersebut sambil tertawa kecil kepada halosemarang.id, Sabtu (9/5/2026).
Menurut Sutrisno, masyarakat sekitar juga merasa senang dan ikut mendukung kegiatan latihan helikopter di DTW Curug Sewu termasuk dari Pemkab Kendal
“Kami yakin dengan ide-ide kreatif ini masyarakat akan berbondong-bondong datang ke wisata ke Curug Sewu Kendal dan untuk menikmati pemandangan dan melihat langsung latihan penerbangan helikopter. Pasti menyenangkan,” tandasnya.
Sutrisno menyebut, saat ini DTW Curug Sewu wisatanya semakin lengkap. Mulai dari wisata air kolam renang, wisata tanam padi, terbang paralayang dan nanti ditambah melihat langsung helikopter mendarat, dan di DTW Curug ini viewnya sangat komplit ada sawah, gunung, air terjun, flora fauna dan pastinya laut jawa.
“Mengembangkan wisata itu sama halnya membuat orang jatuh cinta, bagaimana orang datang sekali lalu jatuh cinta akan kembali lagi lalu mengajak temenya. Dan menurut saya di pariwisata itu perlu ide gila, jadi dari gali ide langsung eksyen,” pungkasnya. (HS-06)


