in

Bupati Kudus Dorong Lahirnya Talenta Sepak Bola lewat Liga Desa

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris bersama Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton, menyaksikan pertandingan Final Liga Desa Kabupaten Kudus Tahun 2025–2026 yang digelar di New Ndoro Stadium, Desa Cranggang, Kecamatan Dawe, belum lama ini. (Foto : kuduskab.go.id)

 

HALO KUDUS – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mendorong kelahiran talenta muda di bidang sepak bola melalui penyelenggaraan liga desa.

Menurutnya, Liga Desa menjadi wadah pembinaan olahraga, khususnya sepak bola, dari tingkat desa.

Hal itu disampaikan Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, ketika Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton, menyaksikan pertandingan Final Liga Desa Kabupaten Kudus Tahun 2025–2026 yang digelar di New Ndoro Stadium, Desa Cranggang, Kecamatan Dawe, belum lama ini.

Pihaknya berharap dari kompetisi ini akan lahir talenta-talenta muda yang mampu mengharumkan nama Kudus di tingkat regional maupun nasional.

“Melalui Liga Desa, kita ingin membuka ruang seluas-luasnya bagi generasi muda desa untuk berkembang. Ini adalah bagian dari pembinaan jangka panjang agar desa menjadi sumber lahirnya atlet-atlet berprestasi,” kata dia, seperti dirilis kuduskab.go.id.

Liga Desa Kabupaten Kudus merupakan rangkaian peringatan Hari Desa Nasional, yang diperingati setiap 15 Januari.

Ajang ini menjadi wadah pembinaan olahraga di tingkat desa sekaligus sarana menjaring bibit-bibit muda berbakat yang diharapkan mampu berprestasi hingga ke jenjang yang lebih tinggi.

Partai puncak berlangsung sengit dan dimenangkan Pemdes Kalirejo, setelah mengalahkan Pemdes Jati Wetan dengan skor 2 – 0.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris juga mengapresiasi seluruh desa yang telah berpartisipasi dan mendukung suksesnya penyelenggaraan Liga Desa.

Pihaknya menilai kompetisi ini tidak hanya menghadirkan pertandingan sepak bola yang kompetitif, tetapi juga menanamkan nilai sportivitas dan kebersamaan antardesa.

“Kami mengapresiasi seluruh panitia, pemerintah desa, dan para pemain yang telah menyukseskan Liga Desa ini. Selamat kepada Pemdes Jati Wetan yang berhasil menjadi juara. Bagi yang belum menang, jangan berkecil hati, karena yang terpenting adalah semangat, kebersamaan, dan fair play yang telah ditunjukkan,” ujar Sam’ani.

Penguatan Pembangunan

Sementara itu, Direktur Pembangunan Sarana dan Prasarana Desa Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Farida Kurnianingrum, turut mengapresiasi atas penyelenggaraan Liga Desa di Kabupaten Kudus yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Desa Nasional.

“Kegiatan Liga Desa merupakan bentuk penguatan pembangunan desa melalui olahraga dan kebersamaan. Ajang ini tidak hanya membina potensi generasi muda, tetapi juga memperkuat peran desa sebagai pusat aktivitas masyarakat dalam rangka mewujudkan desa yang mandiri dan berkelanjutan,” ujar Farida Kurnianingrum.

Penyelenggaraan Liga Desa Kabupaten Kudus Tahun 2025–2026 menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan desa berbasis potensi lokal.

Melalui olahraga, khususnya sepak bola, Liga Desa tidak hanya melahirkan bibit atlet berbakat, tetapi juga memperkuat nilai sportivitas, persatuan, dan kemandirian desa sebagai fondasi menuju kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan. (HS-08)

 

 

Jelang Nataru, Bupati Grobogan Cek Ketersediaan Pangan hingga Pengamanan Gereja

Bus KB Keliling Diluncurkan, Jepara Perluas Akses Pelayanan